Connect With Us

Kapolsek Benda : Mana Ada Maling Ngaku

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 22 Oktober 2009 | 18:16

TANGERANGNEWS-Kapolsek Benda AKP Sukiman mengatakan, pengakuan tersangka adalah bukti mereka mengakuinya. Kalau mereka kepada masyarakat tentu tidak akan mengakuinya. " Mana ada maling mau ngaku,” ucapnya, siang ini. Saat ditanya kenapa barang bukti bisa diberikan kepada pihak pabrik melalui polwan gadungan. "Awalnya memang kita mengira dia polisi asli, tetapi saya membantah kalau polwan yang mengambil barang bukti itu untuk pabrik, yang ambil barang bukti itu pihak perusahaan," katanya.

Buat dia, yang terpenting kendaran itu sudah diambil sidik jarinya meski hasil pembuktian sidik jarinya hingga kini masih dalam proses. "Saya yakin berdasarkan pengakuan tersangka dan penyelidikan kami, mereka adalah pelakunya," tandasnya. Kepala Pabrik Rasyid saat dikonfirmasi mengaku, tidak ada pengaturan tersangka dalam kasus itu. Dia mengaku, semua yang menentukan menjadi tersangka adalah polisi bukan pihak manajemen pabrik. "Tidak ada intervensi dari kita," singkatnya tanpa mau menjelaskan lebih lengkap. (dira)

TANGSEL
Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:01

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill