KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Polres Metro Tangerang memusnahkan sebanyak 30 ribu petasan berbagai ukuran dari hasil razia, Kamis (31/12). Pemusnahan dilakukan langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto dengan cara mengupas petasan dan memasukkanya kedalam tong air, di Mapolsek Neglasari.
Kapolres mengatakan, barang bukti 30 ribu petasan ini merupakan hasil sitaan dari sebuah warung milik H Suhaedi di Kampung Sukamandi, RT 02/09, Kelurahan Katangsari Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang pada Rabu (30/12), pukul 09.30 WIB.
"Rencananya petasan tersebut akan digunakan pada malam tahun Baru 2016. Untuk pemiliknya sendiri kita amankan di Polsek Neglasari, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," katanya.
Menurut Kapolres razia dan pemusnahan petasan ini dilakukan agar dalam perayaan malam tahun baru tidak terjadi kerawanan - kerawanan karena adanya bahan peledak.
"Menjelang tahun baru kemarin semua polsek-polsek diinstruksikan mengelar razia petasan di Kota Tangerang. Hari ini langsung kita musnahkan," terangnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews