Connect With Us

Di Depan Wakapolda, Kapolres Tangerang Bilang Cipondoh Paling Rawan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 Januari 2016 | 18:26

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol A Pranoto (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Agus Pranoto menilai bahwa Kecamamatan Cipondoh memiliki kerawanan kriminalitas cukup tinggi dibanding wilayah hukum Polsek lain. Dengan tingkat kerawanan tinggi itu, Cipondoh menjadi wilayah yang harus cukup serius ditangani.

“Gangguan kriminalitas di Cipondoh cukup lengkap, narkoba banyak. WNA yang sudah kami tangkap karena kasus narkoba  dalam satu tahun terakhir juga cukup banyak. Sampai kami dapat penghargaan dari kedutaan,” katanya saat sambutan di depan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Nandang Jumarna saat acara Baksos Kesehatan Gratis di Puskesmas Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (26/1/2016).

Kapolres menambahkan, selain narkoba, kasus pencuria dengan pemberatan dan kekerasan seperti begal juga cukup tinggi. Tak hanya itu, gangguan kamtibmas lain yang belum lama ini menghebohkan adalah teroris di Mall Alam Sutera.

“Karena itu kita klasifikasikan daerah yang ditangani Polsek Cipondoh paling rawan,” jelasnya.

Polsek Cipondoh sendiri, kata Kapolres membawahi dua kecamatan, yakni Cipondoh dan Pinang. Dua Polsek lain yang membawahi tiga kecamatan adalah Jatiuwung dan Ciledug. Sementara Polsek Tangerang, Batu Ceper dan Benda membawahi satu kecamatan.

 

Kapolres mengatakan bahwa untuk mengatasi tingginya angka kriminalitas ini perlu antisipasi bersama. Pihaknya telah melakukan operasi yustisi ke kontraka dan kos-kosan yang kerap dijadikan tepat persembunyian pelaku kriminal. Polres juga menerapkan budaya wajib lapor dan akan diteruskan ke tingkat RT/RW.

“Kasus tahun lalu, ada begal datang di sini ngontrak dan indekos menggunakan nama palsu, agar tidak terlacak. Karena itu perlu kecermatan dalam mengatasi hal ini. Diharapkan masyarakat selalu mengecek lingkungan sekitarnya untuk menangkal kriminalitas dan terorisme,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Nandang Jumarna mengatakan bahwa memang idealnya tiap satu Polsek membawahi satu Kecamatan. Sehingga sudah sewajarnya jika ada polsek baru agar Kecamatan Pinang terpisah dari Polsek Cipondoh. Namun diakuinya memang untuk mulai beroperasinya Polsek Pinang masih menunggu proses administrasi bangunan kantor.

“Polsek Pinang sudah terbentuk, kantornya sudah ada tapi masih dalam proses penyerahan aset dari dari pengembang ke Pemkot Tangerang lalu ke Polri. Mudah-mudahan Wali kota Tangerang mendukung,” ujarnya. (RAZ)

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

KOTA TANGERANG
Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Selasa, 3 Februari 2026 | 22:23

Warga Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang berinisial EP, 26, ditangkap polisi karena menjual minuman keras (miras) oplosan jenis ciu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill