Connect With Us

Kapolsek Panongan Akhirnya Dicopot

Denny Bagus Irawan | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:28

AKP Harnowo Kapolsek Panongan. (Istimewa / Tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com-AKP Harnowo, Kapolsek Panongan Kabupaten Tangerang akhirnya dicopot dari jabatannya. Penggantinya berasal dari Polresta Tangerang, yakni Wakasat Intel  Kompol H Muhmmad Said, S.H. Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Reskrim Polsek Panongan Aipda Eddy Sumantri, ketika dihubungi sore ini.

“Iya benar sudah diganti, Kapolsek baru. Baru banget, “ kata Eddy saat dihubungi, Selasa (26/1/2016).  Namun, Eddy buru-buru mengakhiri teleponnya saat ditanya mengenai dasar apa pencopotan tersebut.

“Saya buru-buru mau menghubungi orang,” katanya. Sebelum dicopot, AKP Harnowo diketahui diduga telah ditangkap petugas Polresta Tangerang.

 

Penyebabnya, karena Harnowo diduga ikut mengkonsumsi narkoba bersama bawahannya Aiptu DS, Sabtu (16/1/2016) lalu sekitar pukul 23.00. Kejadian tersebut terjadi setelah istri Aiptu DS ke Polresta Tangerang melaporkan suaminya pada Minggu (17/1/2016) dengan membawa serta bukti foto-foto.

Keduanya diinformasikan telah diperiksa dan bahkan sampai positif.Namun, petugas Polresta Tangerang akhirnya bersama-sama dengan petugas Polsek Legok mengembangkan kasus tersebut dan menemukan asal barang tersebut, yakni dari Bripka E seorang anggota Polsek Legok.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema ketika dikonfirmasi pada Rabu (20/1/2016) membenarkan penangkapan tersebut. Akan tetapi, Kapolres masih mengedepankan  azas praduga tak bersalah kepada Kapolsek.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Tangerang Agus Hermanto mengaku takut salah dalam memberikan pernyataan. AKP Harnowo sendiri menyangkalnya dirinya ditangkap, kepada wartawan bahkan dia menyebut yang terkait sabu adalah anak buahnya, bukan dirinya. Baik Kapolres dan Kasat Narkoba hingga sore ini belum bisa dihubungi wartawan perihal latar belakang pencopotan AKP Harnowo. (RAZ)

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

KOTA TANGERANG
Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:22

Pria berinisial MAF, 27, ditangkap polisi usai menusuk seorang pemuda hingga tewas di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill