Connect With Us

Polres Tangerang Tembak 2 Begal Sadis

Denny Bagus Irawan | Minggu, 14 Februari 2016 | 09:58

Pelaku curanmor bersenpi tewas ditembak mati. (TangerangNews / Moeksa)

TANGERANG-Petugas Polres Metro Tangerang Kota menangkap dua pelaku perampasan kendaraan bermotor atau begal yang dikenal sadis dalam setiap aksinya. Satu diantara begal tersebut terpaksa ditembak  lantaran mencoba mengelabui petugas untuk melarikan diri dari saat dalam pengejaran.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Agus Pranoto mengatakan, penangkapan dua begal itu dilakukan di dua lokasi berbeda pada Sabtu (13/2/2016).  Yakni Abdul Wahab alias Sodik yang berumur 25 tahun diringkus di sebuah hotel di Taman Sari, Jakarta Barat. 

Pada hari yang sama, polisi juga menangkap Samsul yang berumur 36 tahun di Kompleks Pengayoman, Kelurahan Buaran, Kota Tangerang, Banten. Sementara, begal lainnya berinisial H masih dalam pengejaran polisi.

"Nah yang Samsul ini mencoba kabur pada saat petugas akan sergap, dia sudah tahu petugas datang. Petugas kami tentu tak ingin kehilangan burun, kami tembak kaki kirinya, apalagi pelaku dikenal sadis dalam beraksi," ungkapnya. 

Penangkapan tersebut berawal dari dua laporan masyarakat ke Polres Metro Tangerang Kota. Korban pertama adalah pedagang buah grosir di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang sewaktu pulang dari berdagang dihadang  oleh tiga pelaku dengan  dua sepeda motor.

Salah satu pelaku langsung menodong korban dengan golok dan minta menyerahkan tas korban, korban yang mencoba  mempertahankan langsung dibacok mengenai tangan kanan korban, bersamaan itu satu  pelaku langsung merampas tas korban yang berisi uang tunai Rp 30 juta dan ponsel korban serta motor korban.

“Hasil pemeriksaan kami sementara, kedua tersangka mengakui perbuatannya, dan ketiga pelaku mengakui dari kelompok Madura,” tuntasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill