Connect With Us

Salah Satu Pelaku Begal Motor Pondok Aren Cewek

Agung ceria | Rabu, 25 Februari 2015 | 12:33

Mat Alih (Agung Priyadi / TangerangNews)

TANGSEL-Warga sekitar tempat kejadian perkara pembegalan motor dan pembakaran pelaku begal yang terjadi kemarin, tidak semua membuka keterangan terkait peristiwa pembakaran terhadap seorang begal motor. Mereka terkesan tertutup untuk menceritakan peristiwa tersebut.

 Hanya Nano warga setempat yang mau membuka mulutnya kepada www.TangerangNews.com. Menurut dia, pelaku yang dibakar warga adalah  seorang yang menghujamkan samurainya kepada korban.

 

Setelah terjatuh lalu pelaku berlari ke rumah salah satu warga dan sempat masuk kedalam sebuat warteg. Lalu pelaku yang memiliki ciri dilengan dengan tato GBR itu berusaha bertahan di dalam warteg tersebut. Ciri Tato Pada Pelaku Begas yang tewas

 

Nano yang memiliki tubuh tambun itu mengaku, warga membutuhkan waktu lama untuk memaksa pelaku keluar dari warteg tersebut. “Ada satu jam lebih sampai akhirnya pintu warteg  didobrak paksa warga,” ujar Nano.

 

Pada saat ditangkap oleh warga,  tak ditemukan identitas pelaku, tetapi warga sempat menanyakan asal pria tersebut, dan korban sempat menyebutkan salah satu wilayah yaitu Lampung.

 

" Pas ditangkep warga, enggak ada KTP-nya, tapi waktu ditanya asalnya dari mana, itu orang (pelaku yang tewas)  nyebutin dari daerah Lampung," ungkap Nano saat di wawancara.

 

www.TangerangNews.com   juga mendapati keterangan Mat Alih Ketua RT 01/04 Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. Dia menuturkan bahwa jumlah pelaku sebanyak lima orang, salah satu diantaranya seorang wanita dengan menggunakan dua unit sepeda motor.

 

"Ada yang perempuan mas, berlima tuh dia, nah yang bertiga sama perempuan satu, yang paling belakang itu dia yang dibakar warga," ujar Mat Alih.

 

 

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill