Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGSEL-Warga sekitar tempat kejadian perkara pembegalan motor dan pembakaran pelaku begal yang terjadi kemarin, tidak semua membuka keterangan terkait peristiwa pembakaran terhadap seorang begal motor. Mereka terkesan tertutup untuk menceritakan peristiwa tersebut.
Hanya Nano warga setempat yang mau membuka mulutnya kepada www.TangerangNews.com. Menurut dia, pelaku yang dibakar warga adalah seorang yang menghujamkan samurainya kepada korban.
Setelah terjatuh lalu pelaku berlari ke rumah salah satu warga dan sempat masuk kedalam sebuat warteg. Lalu pelaku yang memiliki ciri dilengan dengan tato GBR itu berusaha bertahan di dalam warteg tersebut. 
Nano yang memiliki tubuh tambun itu mengaku, warga membutuhkan waktu lama untuk memaksa pelaku keluar dari warteg tersebut. “Ada satu jam lebih sampai akhirnya pintu warteg didobrak paksa warga,” ujar Nano.
Pada saat ditangkap oleh warga, tak ditemukan identitas pelaku, tetapi warga sempat menanyakan asal pria tersebut, dan korban sempat menyebutkan salah satu wilayah yaitu Lampung.
" Pas ditangkep warga, enggak ada KTP-nya, tapi waktu ditanya asalnya dari mana, itu orang (pelaku yang tewas) nyebutin dari daerah Lampung," ungkap Nano saat di wawancara.
www.TangerangNews.com juga mendapati keterangan Mat Alih Ketua RT 01/04 Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. Dia menuturkan bahwa jumlah pelaku sebanyak lima orang, salah satu diantaranya seorang wanita dengan menggunakan dua unit sepeda motor.
"Ada yang perempuan mas, berlima tuh dia, nah yang bertiga sama perempuan satu, yang paling belakang itu dia yang dibakar warga," ujar Mat Alih.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews