Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital
Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TANGSEL- Wahyu Hidayat dan Sri Tiani sepasang kekasih yang menjadi korban begal motor di Jalan Bambu Kampung Buaran, RT 03/03, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, semalam, menderita luka-luka setelah disabet samurai pelaku.
Wahyu Hidayat dan Sri Triani mengalami luka pada bagian tangan dan kaki akibat dari tebasan samurai dari pelaku begal motor tersebut. Wahyu yang memberanikan diri untuk melawan, berhasil menjatuhkan salah seorang pelaku hingga akhirnya korban Sri berteriak minta tolong.
Sontak warga yang mendengar langsung menghakimi pelaku yang tertangkap dan membakarnya hidup-hidup. Aksi begal yang terjadi kali ini dipergoki warga sekitar, warga yang geram dengan aksi pelaku membakar salah satu, dari empat pelaku hidup-hidup.
Namun, tiga orang dari komplotan begal ini berhasil melarikan diri. Warga membakar dengan cara menyiram-nya dengan bensin, lalu massa yang mengamuk membakar pelaku pembegalan sampai hangus terbakar.
Jasad pelaku lalu diamankan oleh pihak kepolisian yang datang kelokasi kejadian, dan membawa korban pembegalan ke Kantor Polsek Pondok Aren guna dimintai keterangan.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TODAY TAGKomisi IX DPR RI mengusulkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama masa libur sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews