Connect With Us

Persoalan Bus Rapid Transit Dikembalikan ke Dishub Tangerang

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 5 Maret 2016 | 16:24

BRT Tangerang (tangerangnews.com / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANG- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Kota Tangerang batal dioperasikan pada 28 Februari 2016 yang bertepatan dengan HUT Kota Tangerang ke-23. Hal itu karena lelang yang dilakukan Dinas Perhubungan untuk mencari operator Trans Kota Tangerang telah gagal.

Lia Dahlia, Kepala Seksi Layanan Pengadaan Barang dan Lainnya, Kota Tangerang membenarkan bahwa kondisi terkini tak ada perusahaan yang berminat menawar dari harga perkiraan sendiri.

"Ini menjadi peprsoalan memang, Karenanya harus dikembalikan ke Dishub Kota Tangerang  (Dinas Perhubungan) guna dilakukan penghintungan ulang oleh  pejabat pembuat komitimen. Hal itu perlu dikaji kembali ," terang Lia Dahlia.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Tangerang Engkos Zarkasih mengatakan, ada 11 operator yang ikut lelang, tapi ternyata gagal.

“ Sehingga Trans Kota Tangerang belum bisa dioperasikan,” jelasnya.

 

 

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill