Connect With Us

Sudah Batal, Tak Laku Pula Proyek Trans Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 4 Maret 2016 | 07:55

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat sidak bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Engkos Zarkasyi Ahmad (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Bus Rapid Transit (BRT) Trans Kota Tangerang batal dioperasikan pada 28 Februari 2016 yang bertepatan dengan HUT Kota Tangerang ke-23. Hal itu karena lelang yang dilakukan Dinas Perhubungan untuk mencari operator Trans Kota Tangerang telah gagal.

 

“Ada 11 operator yang ikut lelang, tapi ternyata gagal, sehingga Trans Kota Tangerang belum bisa dioperasikan,” jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Engkos Zarkasi, Kamis (3/3/2016).

 

Dalam lelang terbuka melalui LPSE tersebut, pihaknya akan membayar operator per kilometer untuk bus yang berjalan. Namun dari 11 operator yang mendaftar, tidak ada satu pun yang melakukan penawaran.

 

“Harga itu berdasarkan penghitungan oleh konsultan, saya tidak hafal berapanya. Tapi karena tidak ada yang menawar, lelangnya gagal,” ujar Engkos.

 

Engkos mengaku akan mengevaluasi hal tersebut selama satu minggu, dan segera melakukan lelang ulang.

“Kita akan evaluasi bersama unit PPTK, kenapa bisa gagal. Jika sudah tahu penyebabnya kita perbaiki lalu lelang lagi,” katanya.

 

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill