Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGSEL-Sebanyak 471 guru honorer yang bertugas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah diangkat menjadi CPNS (K2)Jumat (15/05/2015). Mereka yang lulus kemudian menggelar Tasyakuran. Sachrul selaku ketua pelaksana kegiatan ini telah mengundang sebanyak 600 undangan. Namun yang hadir hanya sebanyak 400 orang, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh kalangan pejabat Kota Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan itu juga dihadiri Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Sekda Tangsel Dudung, Kepala Dinas DPKPP Firdaus, serta Mathodah Kepala Disdik, Cmata Pondok Aren Suhendar , serta seluruh Kepala UPT Disdik se- Kota Tangsel.
"Alhamdulillah acara berja\Airin yakin Prona dari Menteri Agraria Tepat Sasaran lan lancar, bukan hanya melakukan pemotongan tumpeng semata, kita juga melakukan santunan yatim-piatu sebanyak 200 orang," jelas Sachrul.
Sementara itu, Kepala Disdik Mathoda membenarkan adanya kegiatan tersebut. Mathoda mengatakan, hal ini tidak terkait dengan Pilkada yang akan digelar pada Desember 2015 yang akan digelar di Tangsel. "Para CPNS bersyukur karena sudah belasan tahun bahkan puluhan tahun menunggu untuk bisa menjadi CPNS akhirnya ter-realisasikan juga," terangnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews