Connect With Us

Himpunan Mahasiswa Tangerang Gelar Refleksi 27 Tahun

Denny Bagus Irawan | Minggu, 13 Maret 2016 | 17:16

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menjadi pembicara di acara Himata. (Raden Bagus Irawan / TangerangNews.com)

TANGERANG-Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) menggelar dialog publik atas refleksi 27 tahun gerakan Himata pada Jumat (11/3) .  Acara itu digelar sebagai bagian daalam Musyawarah Pimpinan Nasional Forum Himata.  

 

Dalam acara yang bertajuk ‘Fungsi Kontrol Mahasiwa dalam Pembanguanan Daerah’ yang diselenggarakan  di Hotel Narita, Cipondoh, Kota Tangerang itu,  Ketua Himata,  Aziz Suhendar menyindir bahwa dari  tiga kepemimpinan di Tangerang Raya, hanya kepada daerah (Kada) Ahmed Zaki Iskandar yang kerap berinteraksi dengan mahasiswa.

 

“Hanya Pak Bupati yang intens, semoga Kota Tangerang (Arief R Wismansyah ) dan Kota Tangerang Selatan (Airin Rachmi Diany) bisa seperti Kabupaten Tangerang (Ahmed Zaki Iskandar) yang sangat peduli kepada mahasiswa,” ujarnya.

Himata

 

Dia juga menjelaskan, perjalanan forum Himata, menurutnya,  sudah 27 tahun lamanya. Himata adalah organisasi mahasiswa yang paling besar di Tangerang Raya, sehingga  jadi rekan-rekan Himata di daerah diharapkan jangan merasa malu.

 

“Kita harus tunjukan bahwa kita adalah organisasi mahasiswa yang besar di Tangerang. Saya sangat mengapresiasi sekali Bupati Tangerang yang telah support kegiatan ini," katanya.

 

"Mari kita dukung sepenuhnya program pembangunan daerah di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Kalau memang dibutuhkan, kami akan dukung berdirinya Tangerang Raya. Dan kami sangat dukung Pak Bupati yang akan menutup dan membersihkan lokalisasi Dadap Tangerang ,  kami sangat setuju sekali," imbuhnya.

 

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, semoga musyarawah di Himata dapat dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi dan intropeksi terhadap program kerja yang belum mencapai target maupun yang telah diraih ditahun sebelumnya.  Sehingga pada akhirnya, organisasi ini dapat menghasilkan pemikiran ideal yang selanjutnya dapat direalisasikan dengan tepat dan terarah dalam proses pembangunan di wilayah Tangerang.

 

”Diharapkan melalui kegiatan dialog publik kepemudaan ini tentunya dapat menciptakan regenerasi kepemimpinan yang tepat dalam membangun sebuah organisasi sosial berdedikasi terhadap segala kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang pada khususnya di wilayah Tangerang Raya," pungkasnya,” tutup Ahmed Zaki Iskandar.

 

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

HIBURAN
Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Kamis, 2 April 2026 | 20:28

Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill