Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANG-HMI Komisariat Tigaraksa kembali menunjukan eksistensinya di Kabupaten Tangerang dengan menggelar acara yang dapat mengajak mahasiswa menjadi terampil dalam berbicara, yakni pelatihan public speaking.
Acara digelar di kampus STIE PPI dengan bertajuk "Kembangkan Potensi Tingkatkan Percaya Diri" itu diharapkan dapat membuat keberanaian mahasiswa untuk bisa berbicara di depan publik.
Hal itu dikatakan Yully Helmiyati, ketua pelaksana acara itu, Minggu (31/1/2016).
“Selain melatih dan merangsang keberanian mahasiswa juga kami mengajarkan bagaimana caranya mengatasi demam panggung agar tidak gemeteran saat berada di depan orang banyak," tuturnya melalui siaran pers kepada TangerangNews.com.
Yully pun mengutip quote dari mantan wakil presiden Indonesia Tri Sutrisno yang menyatakan bahwa ‘Semua orang bisa berbicara, tapi tidak semua orang terampil menjadi pembicara.
Acara yang dihadiri oleh 94 peserta dari berbagai kampus yang ada di Tangerang dan sekitarnya ini pun mendapat apresiasi dari perwakilan Ketua STIE PPI yakni Bahrul.
“Saya sangat mengapresiasi acara public speaking ini apalagi acara ini di gagas oleh anak-anak muda daerah, karena acara pelatihan public speaking ini sangatlah bermanfaat bagi kehidupan karena public speaking adalah modal untuk menuju dunia sukses," tandasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews