Connect With Us

38 Truk Bantu Rumah Potong Ayam Tangerang untuk Pindah

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 13 Maret 2016 | 17:44

Pemkot Tangerang akhirnya pindahkan para pengusaha rumah potong ayam di Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

TANGERANG-Akhirnya Pemkot Tangerang mau membantu perpindahan Rumah Potong Ayam (RPA) yang terletak di Kelurahan Buaran Indah dan Kelurahan Tanah Tinggi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Sebelumnya, Pemkot Tangerang  berjanji akan memfasilitasi para pelaku usaha maupun warga untuk memindahkan barang dan juga usahanya ke tempat relokasi yang merupakan lahan pribadi mereka.

 

"Kami menyediakan 38 unit truk yang siap membantu mereka," ujar Asisten Tata Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Saeful Rohman, Minggu (13/03). Dijelaskannya,  pihak pemkot akan membantu para pelaku usaha dan juga warga untuk memindahkan barang-barangnya sampai tanggal 16 Maret 2016.

 

"Dan itu gratis," Tegasnya.

Bahkan dijelaskan Saeful Rohman yang juga mantan Kabag Humas tersebut, bahwa pihaknya juga telah menyiapkan penampungan bagi para warga yang belum memiliki tempat tinggal.  "Kita sediakan 90 kamar di Rusun Gebang Raya dan juga Rusun Manis," jelasnya.

 

Menurut Saeful Rohman bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemkot kepada masyarakatnya sekaligus sebagai wujud tanggungjawab sosial pemkot. "Meski mereka membuka usaha dan tinggal di tempat yang ilegal, tapi bagaimanapun juga pemerintah tetap memberikan solusi terhadap keberlangsungan usaha mereka," terangnya.

 

"Makanya kita bantu mobilisasi barang-barang mereka, selain tentunya tempat tinggal, bahkan tempat relokasi mereka yang ada di kedaung kita juga bantu bersihkan," sambungnya.

 

Secara terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Mumung Nurwana menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan deadline kepada para pelaku usaha dan juga warga yang menempati tanah PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) dan Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham), untuk segera mengosongkan atau membongkar tempat usaha dan tempat tinggalnya masing-masing paling lambat akhir minggu ini.

"Berdasarkan surat kita kemarin mulai hari ini pihak PLN sudah memutuskan aliran arus listrik," Ucapnya.  "Sebelum kita laksanakan eksekusi 15 maret 2016, Selasa depan,"

"Rencananya kita akan kerahkan 800 personel yang terdiri dari Satpol PP dan Linmas Kota Tangerang, Polres, Kodim, Kemenkumham dan juga PT. KAI," tuntasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill