Connect With Us

Ini Penyebab Menteri Hentikan Pembangunan Sekolah di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 Maret 2016 | 17:53

Bangunan SDN Sukasari 4 & 5 (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Dihentikannya pembangunan SDN Sukasari 4 dan 5 Kota Tangerang oleh Menteri Hukum dan HAM Yassona H Laoly lantaran berdiri diatas lahan kementerian mendapat protes dari berbagai kalangan. Alasan Kemenkumham menghentikan pembangunan SDN itu dipertanyakan.

 

Koordinator Aliansi LSM Tangerang Raya Tatang Sago mengatakan, tidak seharusnya pembangunan sekolah tersebut dihentikan karena untuk kepentingan umum. Dia justru mempertanyakan kenapa bangunan komersil yang juga berdiri diatas tanah milik Kemenkumham dibiarkan begitu saja.

 

“Ada apa ini sebenarnya, kenapa bangunan komersil yang berdiri ditanah tersebut dibiarkan, seolah-olah tidak ada masalah. Contohnya Mall Bale Kota, Pasar Babakan dan Pusat Kuliner Laksa,” katanya, Senin (28/3/2016).

 

Kuat dugaan, Yasonna marah dengan Pemkot Tangerang yang membangun SDN di lahan Kemenkumham karena dibisiki orang disekitarnya. Pasalnya, diduga banyak oknum yang kesal dengan kebijakan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah yang menggusur semua bangunan serta rumah kontrakan yang berdiri diatas tanah kementerian tersebut di daerah Tanah Tinggi.

 

"Sebab, sebelumnya dia (wali kota) dianggap  menganggu pemasukan oknum yang menyewakan serta oknum yang mengambil keuntungan dari mereka yang membangun di area tanah itu," ujarnya.

 

Padahal, menurut dia, ada banyak  bangunan yang berdiri dan lebih parahnya hanya menguntungkan oknum tertentu saja. Dahulu masih teringat Pasar Cikokol diduga dibakar. Tak lama kemudian dibangun menjadi Tangerang City Mall.

 

Kemudian dengan alasan mendengarkan keinginan para pedagang Cikokol yang protes. Pemerintah daerah akhirnya merelokasi atau menggeser Pasar Cikokol ke Babakan. Namun, anggota komisi C DPRD Kota Tangerang kala itu Wawan Tavip Budiawan menjelaskan, bahwa tidak ada kontribusi pendapatan Pasar Babakan kepada pemerintah daerah.

 

"Itu jadi masuknya kemana? Nah, kalau mau kejar itu. Kalau itu saya pikir lebih jelas banyak keterlibatan korupsi. Itu lebih baik diributkan daripada bangunan sekolah yang sudah jelas manfaatnya buat anak-anak kita, buat kemajuan pendidikan di kota ini, apalagi katanya Pak Wali sudah mengirimkan surat terlebih dahulu ke Kemenkumham," katanya.

 

Tatang juga meminta kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah agar segera melayangkan surat ke Presiden Jokowi tembusan ke Kemenkumhan, Kemendagri dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Meski lahan tersebut dikelola Kemenkumham, namun persetujuannya tetap berasal dari Kemenkeu.

 

“Jadi wali kota jangan takut sama Menkumham, ambil alih pengelolaan aset-aset mereka yang ada di Kota Tangerang untuk kepentingan masyarakat luas seperti pendidikan dan infrastruktur,” katanya.

 

Tatang juga mengaku akan membuat petisi masyarakat Kota Tangerang untuk mendesak wali kota agar segera melayangkan surat ke Presiden terkait permohonan ambil alih pengelolaan aset Kemenkumham. “Dari pada lahan tersebut dibangun Penjara, lebih baik untuk kebutuhan masyarakat,” tukasnya.

 

 

KAB. TANGERANG
Maesyal Rasyid Minta Politeknik Ismet Iskandar Juga Dibangun di Kabupaten Tangerang

Maesyal Rasyid Minta Politeknik Ismet Iskandar Juga Dibangun di Kabupaten Tangerang

Minggu, 3 Mei 2026 | 13:53

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menghadiri peluncuran awal Politeknik Ismet Iskandar Indonesia yang berlokasi di kawasan CBD Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu, 2 Mei 2026.

NASIONAL
PLN Gaspol Proyek Surya Raksasa 1,2 GW, Target Operasi 2029

PLN Gaspol Proyek Surya Raksasa 1,2 GW, Target Operasi 2029

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:38

PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill