Connect With Us

Kota Tangerang Masuk Nominasi Adipura Paripurna

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Juni 2016 | 16:31

Wali Kota Arief R Wismansyah dalam sesi wawancara Bupati/Wali Kota calon penerima Adipura Paripurna oleh Dewan Adipura yang berasal dari para pakar lingkungan hidup di Indonesia di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Rabu (22/6/2016) kemarin. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Kota Tangerang masuk nominasi sebagai peraih penghargaan Adipura Paripurna dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

 

Hal tersebut seiring dengan diundangnya Wali Kota Arief R Wismansyah dalam sesi wawancara Bupati/Wali Kota calon penerima Adipura Paripurna oleh Dewan Adipura yang berasal dari para pakar lingkungan hidup di Indonesia di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Rabu (22/6/2016) kemarin.

 

Atas nominasi tersebut, Arief menyampaikan agar prestasi itu dapat memotivasi setiap warga Kota Tangerang untuk lebih terlibat dalam menciptakan suasana kota yang berwawasan lingkungan.

 

"Hal yang paling penting adalah bagaimana menumbuhkan rasa cinta dan memiliki Kota ini, sehingga  dengan sendirinya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungannya bisa terbangun. Inilah yang menjadi motivasi Pemkot Tangerang yang secara terus menerus melakukan pembenahan diberbagai hal," ujarnya.

 

Bukan tanpa alasan memang bila Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadikan Kota Tangerang sebagai salah satu kandidat penerima Adipura Paripurna kategori Kota Metropolitan bersama Surabaya dan Semarang.

 

Pasalnya, Kota Tangerang sudah enam kali menerima penghargaan Adipura dan satu kali Adipura Kencana.Belum lagi berbagai kebijakan yang telah dibuat oleh Pemkot Tangerang dalam rangka mewujudkan Kota Tangerang yang nyaman.

 

Dimulai dari pembenahan TPA Rawa Kucing, dimana pemkot Tangerang telah menata TPA yang awalnya hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir menjadi tempat wisata edukasi yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang tidak lazim ada di TPA seperti Kolam Pancing Ikan, Lapangan Futsal, dan Taman-taman hijau yang rindang.

 

Di TPA Rawa Kucing juga telah dibangun sistem firolisis yang berfungsi untuk menghasilkan sumber energi terbarukan dari sampah, sehingga tidak mengherankan bila TPA tersebut menjadi salah satu pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) Nasional.

 

Inovasi lain yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam rangka mewujudkan kota yang nyaman adalah dengan mendorong peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk didalamnya pengenalan terhadap pengelolaan sampah sejak usia dini melalui program sekolah Adiwiyata, selain juga Program 1000 Bank Sampah yang sampai saat ini omsetnya sudah mencapai Rp 60 Juta/bulan di Bank Central Sampah (BCS).

 

Selain itu, Pemkot juga menerapkan program desentralisasi pengelolaan sampah dengan mendekatkan pelayanan pengangkutan sampah ke masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelurahan dengan koordinasi Kecamatan.

 

"Kita evaluasi kinerja aparat melalui pemberian tunjangan prestasi kerja yang menjadi tolak ukur salah satunya adalah soal pengelolaan sampah di setiap wilayah kecamatan dan lurah," ujar Arief menjawab pertanyaan salah satu anggota Dewan Adipura yang menanyakan soal peran jajaran Pemkot Tangerang dalam memotivasi masyarakat untuk peduli terhadap pengelolaan sampah.

 

 

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 | 22:15

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill