Connect With Us

Ditanya Soal Adipura, Ini Jawaban Bupati Tangerang

Denny Bagus Irawan | Jumat, 3 April 2015 | 14:53

Ahmed Zaki Iskandar (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tertawa terbahak-bahak ketika ditanya soal ketidak ikut serta-annya Kabupaten Tangerang dalam ajang Piala Adipura yang identik dengan kota atau kabupaten kebersihannya serta teduh.  Kepana Zaki tertawa, ini ungkapannya.

"Buat saya (Kabupaten Tangerang), lebih baik saya sadar diri. Banyak warga saya yang masih susah buang air besar ditempat sebagaimana mestinya, mandi saja masih di kali," tutur suami Yuli tersebut, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dia melanjutkan, menurutnya ikut serta dalam ajang seperti itu belum bisa dilakukan oleh Kabupaten Tangerang, sebab anggaran untuk membangun, menghias, masih jauh lebih penting untuk memberikan fasilitas umum untuk rakyat di Kabupaten Tangerang.

 

"Belon, gue belom mampu bikin patung. Wilayah gue luas, lebih baik gue bikin sarana dan prasarana umum agar masyarakat bisa terlayani dengan baik. Buat gue itu dulu yang terpenting. Kalau yang lain enggak apa dah, kan wilayah kita mah luas, beda sama yang lain," terangnya.
 
Namun, Zaki tak menampik, jika kedepan seluruhnya sudah rampung dibangun, dan pelayanan kepada masyarakat sudah dibuat mudah, dirinya baru memikirkan ikut dalam ajang Piala Adipura.

"Nanti itu mah, kalau masyarakat sudah merasa terlayani, semua fasilitas kantor kelurahan dan kecamatan layak, baru mungkin kita mengarah ke situ," tutupnya.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill