KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com-Keluarga besar PMI Kota Tangerang menggelar Tahlilan ke 7 hari meninggalnya almarhum Gatot Purwanto, di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Selasa (6/9/2016) malam.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua MUI Kota Tangerang Edi Junaedi, Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri, Ketua PMI Kota Tangerang Koeswarsa, dan sejumlah anggota DPRD serta staf untuk mendoakan Gatot yang berpulang pada Rabu (31/8/2016) lalu. 
Koeswarsa mengatakan, dirinya meminta kepada teman dan rekan kerja agar memaafkan Gatot jika ada salah semasa hidupnya sebagai anggota DPRD Kota Tangerang dari fraksi Demokrat dan Sekretaris PMI Kota Tangerang, maupun sebagai masyarakat. “Saya harapkan kita dapat memaafkan beliau dan mau berdoa untuk beliau. Kita tentu merasa sangat kehilangan sosok pria yang baik dan bijaksana,” katanya.
Menurutnya, Gatot semasa hidupnya merupakan pria yang baik dan suka bergaul dengan siapapun. Karena itu dia banyak memiliki teman.
“Jadi kita semua yang hadir disini untuk mendoakannya merupakan bentuk amalan yang dilakukan beliau yang telah menjalin silaturahmi dengan saja,” jelasnya.
Sementara Dadi Budaeri mengaku merasa terkenang dengan Gatot semasa mejalankan tugas sebagai Anggota Badan Anggaran Kota Tangerang. Gatot dinilai sebagai sosok yang rajin dalam menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat. “Saya ingat sekali dia paling aktif dan selalu hadir dalam rapat pembahasan anggaran,” ujarnya.
Dadi pun berdoa agar Gatot diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima seluruh amalannya dan dilapangkan kuburnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews