Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNews.com-Keluarga besar PMI Kota Tangerang menggelar Tahlilan ke 7 hari meninggalnya almarhum Gatot Purwanto, di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Selasa (6/9/2016) malam.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua MUI Kota Tangerang Edi Junaedi, Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri, Ketua PMI Kota Tangerang Koeswarsa, dan sejumlah anggota DPRD serta staf untuk mendoakan Gatot yang berpulang pada Rabu (31/8/2016) lalu. 
Koeswarsa mengatakan, dirinya meminta kepada teman dan rekan kerja agar memaafkan Gatot jika ada salah semasa hidupnya sebagai anggota DPRD Kota Tangerang dari fraksi Demokrat dan Sekretaris PMI Kota Tangerang, maupun sebagai masyarakat. “Saya harapkan kita dapat memaafkan beliau dan mau berdoa untuk beliau. Kita tentu merasa sangat kehilangan sosok pria yang baik dan bijaksana,” katanya.
Menurutnya, Gatot semasa hidupnya merupakan pria yang baik dan suka bergaul dengan siapapun. Karena itu dia banyak memiliki teman.
“Jadi kita semua yang hadir disini untuk mendoakannya merupakan bentuk amalan yang dilakukan beliau yang telah menjalin silaturahmi dengan saja,” jelasnya.
Sementara Dadi Budaeri mengaku merasa terkenang dengan Gatot semasa mejalankan tugas sebagai Anggota Badan Anggaran Kota Tangerang. Gatot dinilai sebagai sosok yang rajin dalam menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat. “Saya ingat sekali dia paling aktif dan selalu hadir dalam rapat pembahasan anggaran,” ujarnya.
Dadi pun berdoa agar Gatot diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima seluruh amalannya dan dilapangkan kuburnya.
TODAY TAGMenyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews