Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNews.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengatakan, kedalaman banjir hingga pagi ini meningkat, dari 1,5 meter menjadi 2 meter. Selain itu terdapat empat kecamatan yang tenggelam.
“Empat kecamatan itu masing-masing di Kecamatan Larangan, Benda, Cipondoh, dan Periuk. Di Periuk sendiri ada beberapa titik, tapi yang paling parah di (perumahan) Total Persada, itu banjirnya sudah nyaris dua meter," kata Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra, Senin (14/11/2016) pagi.
Pihaknya mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, pihaknya telah menyediakan lokasi untuk membangun tenda.
"Logistik aman, makanan dan pakaian, sudah bisa ditangani," tutur Irman.
Pemkot Tangerang sendiri sebelumnya menurut dia, sudah melakukan antisipasi dengan membesarkan gorong-gorong dan membersihkan saluran air. "Air kiriman yang membuat banjir seperti ini, " tutur Irman.
TODAY TAGWarga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews