Connect With Us

BPBD Kota Tangerang Sebut 4 Kecamatan Terendam Banjir

Denny Bagus Irawan | Senin, 14 November 2016 | 09:00

Warga di Perumahan Total Persada saat dievakuasi petugas BPBD Kota Tangerang dan PMI Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengatakan,  kedalaman banjir hingga pagi ini meningkat, dari 1,5 meter menjadi 2 meter. Selain itu terdapat empat kecamatan yang tenggelam.

“Empat kecamatan itu masing-masing di Kecamatan Larangan, Benda, Cipondoh, dan Periuk. Di Periuk sendiri ada beberapa titik, tapi yang paling parah di (perumahan) Total Persada, itu banjirnya sudah nyaris dua meter," kata Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra, Senin (14/11/2016) pagi.

Pihaknya mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, pihaknya telah menyediakan lokasi untuk membangun tenda.

"Logistik aman, makanan dan pakaian, sudah bisa ditangani," tutur Irman.

Pemkot Tangerang sendiri sebelumnya menurut dia, sudah melakukan antisipasi dengan membesarkan gorong-gorong dan membersihkan saluran air. "Air kiriman yang membuat banjir seperti ini, " tutur Irman.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Laporkan Pungli SPMB 2026 Kota Tangerang ke Sini

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:12

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan Pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) Tahun 2026, agar berjalan transparan, bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill