Connect With Us

BPBD Kota Tangerang Sebut 4 Kecamatan Terendam Banjir

Denny Bagus Irawan | Senin, 14 November 2016 | 09:00

Warga di Perumahan Total Persada saat dievakuasi petugas BPBD Kota Tangerang dan PMI Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengatakan,  kedalaman banjir hingga pagi ini meningkat, dari 1,5 meter menjadi 2 meter. Selain itu terdapat empat kecamatan yang tenggelam.

“Empat kecamatan itu masing-masing di Kecamatan Larangan, Benda, Cipondoh, dan Periuk. Di Periuk sendiri ada beberapa titik, tapi yang paling parah di (perumahan) Total Persada, itu banjirnya sudah nyaris dua meter," kata Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra, Senin (14/11/2016) pagi.

Pihaknya mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, pihaknya telah menyediakan lokasi untuk membangun tenda.

"Logistik aman, makanan dan pakaian, sudah bisa ditangani," tutur Irman.

Pemkot Tangerang sendiri sebelumnya menurut dia, sudah melakukan antisipasi dengan membesarkan gorong-gorong dan membersihkan saluran air. "Air kiriman yang membuat banjir seperti ini, " tutur Irman.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill