Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNews.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengatakan, kedalaman banjir hingga pagi ini meningkat, dari 1,5 meter menjadi 2 meter. Selain itu terdapat empat kecamatan yang tenggelam.
“Empat kecamatan itu masing-masing di Kecamatan Larangan, Benda, Cipondoh, dan Periuk. Di Periuk sendiri ada beberapa titik, tapi yang paling parah di (perumahan) Total Persada, itu banjirnya sudah nyaris dua meter," kata Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra, Senin (14/11/2016) pagi.
Pihaknya mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, pihaknya telah menyediakan lokasi untuk membangun tenda.
"Logistik aman, makanan dan pakaian, sudah bisa ditangani," tutur Irman.
Pemkot Tangerang sendiri sebelumnya menurut dia, sudah melakukan antisipasi dengan membesarkan gorong-gorong dan membersihkan saluran air. "Air kiriman yang membuat banjir seperti ini, " tutur Irman.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGTiktokers dengan akun Tim Trobos Mitos dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat saat tengah melakukan siaran langsung di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat
Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang, Minggu, 15 Februari 2026, malam, dalam kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Menguatkan Hati, Menguatkan Negeri”.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews