Connect With Us

BPBD Kota Tangerang Sebut 4 Kecamatan Terendam Banjir

Denny Bagus Irawan | Senin, 14 November 2016 | 09:00

Warga di Perumahan Total Persada saat dievakuasi petugas BPBD Kota Tangerang dan PMI Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengatakan,  kedalaman banjir hingga pagi ini meningkat, dari 1,5 meter menjadi 2 meter. Selain itu terdapat empat kecamatan yang tenggelam.

“Empat kecamatan itu masing-masing di Kecamatan Larangan, Benda, Cipondoh, dan Periuk. Di Periuk sendiri ada beberapa titik, tapi yang paling parah di (perumahan) Total Persada, itu banjirnya sudah nyaris dua meter," kata Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra, Senin (14/11/2016) pagi.

Pihaknya mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, pihaknya telah menyediakan lokasi untuk membangun tenda.

"Logistik aman, makanan dan pakaian, sudah bisa ditangani," tutur Irman.

Pemkot Tangerang sendiri sebelumnya menurut dia, sudah melakukan antisipasi dengan membesarkan gorong-gorong dan membersihkan saluran air. "Air kiriman yang membuat banjir seperti ini, " tutur Irman.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill