Connect With Us

Trotoar di Kota Tangerang Jadi Pemampungan Tempat Sampah

Mohamad Romli | Rabu, 8 Februari 2017 | 12:00

Trotoar di Kota Tangerang Jadi Pemampungan Tempat Sampah (@tangerangnews 2017 / Romly Revolvere)

 

TANGERANGNews.com-Meski telah mendapat predikat kota adipura, namun masih ada perilaku warga kota Tangerang yang tidak sesuai dengan penghargaan yang telah diterima kota tersebut. Salah satunya adalah soal penanganan sampah.

 

Di jalan Gatot Subroto, Km 7 , Jatake, Kota Tangerang, trotoar yang semestinya menjadi fasilitas umum untuk pejalan kaki berubah fungsi menjadi tempat penampungan sampah. Beragam jenis sampah domestik yang terbungkus plastik mengganggu pemandangan di jalan raya tersebut.

 

Jamil, warga setempat yang kepergok TangerangNews.com tengah membuang sampah dilokasi tersebut, Rabu (8/2/2017) mengakui bahwa ia selalu membuang sampah dilokasi tersebut, menurutnya, sampah itu selain berasal dari pemukiman sekitar, juga dari warga yang melintas.

 

"Setiap hari saya buang sampah disini, mau gimana lagi mas, enggak ada tempat buang sampah," katanya.

 

Jamil mengharapkan dilokasi tersebut segera dibangun tempat penampungan sampah sementara, sehingga ia tidak lagi membuang sampah ke lokasi tersebut.

 

"Sebenarnya sampah yang menumpuk disini menyumbat aliran air juga, kalau ada tempat penampungan sampah, itu akan lebih baik," tambahnya.

 

Diceritakan juga olehnya, sampah tersebut biasanya diangkut oleh petugas, meski ia tidak paham kapan saja petugas mengangkut sampah tersebut.

 

Pegiat Lingkungan Hidup dari Wahana Hijau Fortuna (WHF), Yudi Adiyatna mengkritisi hal tersebut. Menurut Yudi, Pemkot Tangerang perlu lebih meningkatkan edukasi lingkungan kepada warga, karena persoalan mengelola sampah ujung tombaknya ada dalam perilaku hidup warga.

 

"Perlu dibangun paradigma mengelola sampah sejak dari tingkat rumah tangga, karena sampai saat ini, dalam ruang kesadaran masyarakat masih melekat kesadaran membuang sampah, bukan mengelola sampah," kata Yudi.

 

Yudi mengakui, memang dibutuhkan kerja keras membangun kesadaran lingkungan,  sehingga Pemkot Tangerang perlu merangkul berbagai pihak dalam mengedukasi warga agar sadar lingkungan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill