Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TANGERANGNews.com-Tim pemenangan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017 nomor urut 2, Rano Karno-Embay Mulya Syarif menyebut telah terjadi dugaan pelanggaran pemilu dan tindak pidana pemilu di Kota Tangerang dalam Pilgub Banten 2017. Bahkan pelanggaran tersebut dikatakan bersifat terstruktur, sistematis dan massif.
Ahmad Basarah, Ketua tim pemenangan Rano-Embay mengatakan terjadi keanehan dalam komposisi kemenangan paslon Wahidin Halim-Andhika Hazrumy di Kota Tangerang,
"Ternyata setelah kami telusuri melalui laporan-laporan saksi kami, tim badan saksi pemenangan, relawan dan tim hukum. Kami menemukan jenis-jenis pelanggaran yang diduga adalah tindak pelanggaran pemilu dan atau diduga tindak pelanggaran pidana pemilu," kata Ahmad Basarah, Ketua tim pemenangan Rano-Embay saat menggelar jumpa pers di posko pemenangan Rano-Embay, Perumahan Modernland, Kota Tangerang, Jumat sore (17/2/2017).
Lanjut Basarah, bukti-bukti pelanggaran tersebut telah dikumpulkan yang menurutnya telah memenuhi unsur terstruktur, sistematis dan massif.
Atas temuan tersebut, menurut Basarah pihaknya akan menempuh beberapa hal, diantaranya kemungkinan akan menolak penandatanganan berita acara hasil perhitungan suara di Kota Tangerang.
"Kemungkinan besar kami akan melakukan legal action berupa penolakan berita acara perhitungan suara di Kota Tangerang," tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga mendesak KPU Kota Tangerang untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di 13 Kecamatan di Kota Tangerang, serta melaporkan berbagai dugaan pelanggaran tersebut ke Panwaslu Kota Tangerang dan Bawaslu Banten.
TODAY TAGSering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Seorang pengendara motor perempuan berinisial inisial M, 45, tewas tertabrak mobil Toyota Innova di Jalan Raya Syekh Nawawi, Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat 19 Juni 2026, pagi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews