Connect With Us

Bandar Sabu di sekitar Banjar Wijaya dan Taman Royal Dibekuk

Mohamad Romli | Kamis, 2 Maret 2017 | 08:00

Bandar sabu yang biasa beredar di sekitar wilayah perumahan Banjar Wijaya dan Taman Royal di Kota Tangerang digarap petugas Polsek Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Keduanya diketahui berinisial BA (21) dan MR (27). (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNews.com-Bandar sabu yang biasa beredar di sekitar wilayah perumahan Banjar Wijaya dan Taman Royal di Kota Tangerang digarap petugas Polsek Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Keduanya diketahui berinisial BA (21) dan MR (27).

Kedua pelaku tersebut ditangkap dilokasi berbeda, BA ditangkap di Banjar Wijaya Cipete, Kota Tangerang. Sementara MR ditangkap di Taman Royal, Kota Tangerang. 

“Berawal dari adanya laporan warga, kami langsung meluncur ke lokasi,” ujar Kompol Agus Hermanto, Kapolsek Tigaraksa,Kamis (2/3/2017).  Dari laporan itu, anggota Polsek Tigaraksa dibawah Pimpinan Kanit Reskim, AKP Uka Subakti bergerak melakukan pengintaian.

Kemudian petugas mendapatkan pemuda berinisial BA yang ciri-cirinya sama dengan yang disebutkan oleh pelapor di Jalan Raya Banjar Wijaya, Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang.

"Setelah dilakukan penggeledahan didapatkan narkotika yang diduga  jenis sabu-sabu di dalam bungkus rokok yang disimpan di kantong celana," katanya, Kamis (2/3/2017).

Kemudian petugas bergerak ke kawasan Taman Royal, dilokasi ini petugas menangkap MR disekitar Ruko Taman Royal, Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

"Dari pelaku kedua, juga didapatkan 1 bungkus plastik clip berisi kristal jenis sabu-sabu yang juga sama disimpan di dalam bungkus rokok," tambah Agus.

Menurut Agus, pelaku kemudian digelandang ke Polsek Tigaraksa berikut dengan barang bukti berupa 2 bungkus plastik clip kecil berisi sabu- sabu didalam bungkus rokok, 2 buah handphone dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam merah No Pol B 6053 CPK.

Saat dimintai keterangan, salah satu pelaku mengatakan bahwa barang haram tersebut dia beli dari seseorang yang kini sudah menjadi target pihak kepolisian seharga 1,2 juta, kemudian ia menjual kembali seharga 1,3 juta.

"Saya beli 1,2 juta, kemudian dijual lagi 1,3 juta, jadi untung seratus ribu," kata salah satu pelaku.

 

Atas perbuatannya tersebut, Uka Subakti, Kanit Reskim Polsek Tigaraksa mengatakan kedua pelaku dijerat dengan Pasal 112 atau Pasal 114 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Pelaku kami jerat dengan Pasal 112 atau Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tandasnya.

 

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:13

Kontingen Kota Tangerang masih kokoh di puncak klasemen sementara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon.

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill