RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota
Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TANGERANGNews.com-Sopir angkot yang melakukan aksi demonstrasi tidak bisa menahan rasa amarahnya kepada para pengemudi transportasi berbasis online. Mereka melakukan sweping bahkan juga membanting helm salah seorang pengemudi ojek online yang ada di lokasi aksi demonstrasi, Rabu (8/3/2017).
Aksi demo besar-besaran tersebut terlihat paling ramai di Jalan Satria Sudirman, dekat Puspem Kota Tangerang. Jumlah pengemudi angkot mencapai seribu lebih. “Karena kalian kami tidak bisa makan,” ujar para pendemo seraya membanting helm salah seorang pengemudi ojek online.
Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Satria Sudirman, Tangerang. Para sopir angkot ini menuntut agar transportasi berbasis online dihapuskan.
Penumpang yang dibonceng oleh ojek online dipaksa untuk turun. Sempat terjadi perlawanan dari para pengemudi ojek online, beruntung petugas Polres Metro Tangerang Kota berhasil melerai dari aksi para sopir angkot ini.
Aparat kepolisian mengimbau agar aksi yang dilakukan oleh para pendemo ini tetap berjalan dengan damai.
"Kami minta semua tenang, kami ingatkan agar menjaga ketertiban dalam melakukan aksi," ujar polisi.
Hingga kini, para pengemudi angkot seluruh rute yang demo tersebut menanti akan hasil pertemuan antara perwakilan mereka dengan perwakilan dari pemerintah daerah dan DPRD setempat.
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews