Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNews.com-Sopir angkot yang melakukan aksi demonstrasi tidak bisa menahan rasa amarahnya kepada para pengemudi transportasi berbasis online. Mereka melakukan sweping bahkan juga membanting helm salah seorang pengemudi ojek online yang ada di lokasi aksi demonstrasi, Rabu (8/3/2017).
Aksi demo besar-besaran tersebut terlihat paling ramai di Jalan Satria Sudirman, dekat Puspem Kota Tangerang. Jumlah pengemudi angkot mencapai seribu lebih. “Karena kalian kami tidak bisa makan,” ujar para pendemo seraya membanting helm salah seorang pengemudi ojek online.
Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Satria Sudirman, Tangerang. Para sopir angkot ini menuntut agar transportasi berbasis online dihapuskan.
Penumpang yang dibonceng oleh ojek online dipaksa untuk turun. Sempat terjadi perlawanan dari para pengemudi ojek online, beruntung petugas Polres Metro Tangerang Kota berhasil melerai dari aksi para sopir angkot ini.
Aparat kepolisian mengimbau agar aksi yang dilakukan oleh para pendemo ini tetap berjalan dengan damai.
"Kami minta semua tenang, kami ingatkan agar menjaga ketertiban dalam melakukan aksi," ujar polisi.
Hingga kini, para pengemudi angkot seluruh rute yang demo tersebut menanti akan hasil pertemuan antara perwakilan mereka dengan perwakilan dari pemerintah daerah dan DPRD setempat.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGAparat Polresta Tangerang meringkus enam anggota komplotan polisi gadungan yang kerap melakukan pemerasan terhadap masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews