Polda Banten Usut Kasus Mahasiswa Untirta Rekam Dosen di Toilet, Sudah Beraksi 5 Kali
Kamis, 9 April 2026 | 16:12
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten mengusut kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual di kampus Untirta.
TANGERANGNews.com-Sopir angkot yang melakukan aksi demonstrasi tidak bisa menahan rasa amarahnya kepada para pengemudi transportasi berbasis online. Mereka melakukan sweping bahkan juga membanting helm salah seorang pengemudi ojek online yang ada di lokasi aksi demonstrasi, Rabu (8/3/2017).
Aksi demo besar-besaran tersebut terlihat paling ramai di Jalan Satria Sudirman, dekat Puspem Kota Tangerang. Jumlah pengemudi angkot mencapai seribu lebih. “Karena kalian kami tidak bisa makan,” ujar para pendemo seraya membanting helm salah seorang pengemudi ojek online.
Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Satria Sudirman, Tangerang. Para sopir angkot ini menuntut agar transportasi berbasis online dihapuskan.
Penumpang yang dibonceng oleh ojek online dipaksa untuk turun. Sempat terjadi perlawanan dari para pengemudi ojek online, beruntung petugas Polres Metro Tangerang Kota berhasil melerai dari aksi para sopir angkot ini.
Aparat kepolisian mengimbau agar aksi yang dilakukan oleh para pendemo ini tetap berjalan dengan damai.
"Kami minta semua tenang, kami ingatkan agar menjaga ketertiban dalam melakukan aksi," ujar polisi.
Hingga kini, para pengemudi angkot seluruh rute yang demo tersebut menanti akan hasil pertemuan antara perwakilan mereka dengan perwakilan dari pemerintah daerah dan DPRD setempat.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten mengusut kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual di kampus Untirta.
TODAY TAGAkhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews