Connect With Us

Pria Lumpuh di Tangerang dirampok dan disekap di dalam kamar mandi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 Maret 2017 | 04:00

Petugas Polsek Karawaci saat mendatangi lokasi kejadian perampokan dengan korban bernama Gotiansun alias Cucun. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komplotan perampok menggasak sebuah rumah di Jalan Keramat 2, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Pelaku sempat menyekap korban di kamar mandi hingga kondisinya lemah tak berdaya , Sabtu (18/3/2017) sekitar pukul 18.30 WIB.


Berdasarkan informasi, perampok yang berjumlah lima orang itu masuk ke rumah  dengan cara  mencongkel pintu.   Korban bernama Gotiansun alias Cucun, 52, yang tinggal sendiri di rumah, tidak bisa melawan karena kondisi fisiknya yang lumpuh.

"Korban itu tinggal di rumah saudaranya. Kalau keluarga saudaranya tinggal rumah sebelah. Karena sendiri, korban tidak bisa apa-apa. Dia juga tidak bisa jalan " kata Kapolsek Karawaci Kompol Munir Yaji, Minggu (19/3/2017).

Kemudian korban diikat tangan dan kakinya dan dimasukkan ke dalam kamar mandi. Namun karena rumah tersebut tidak memiliki perabotan, akhirnya pelaku mengambil dompet dan cincin milik korban.

"Itu rumah kosong, tidak ada apa-apanya. Jadi yang diambil uang dan cincin korban, totalnya Rp500 ribu. Uang itu buat makan sehari-hari," kata Kapolsek.

Korban sendiri ditemukan oleh pembantu rumah tangga ke-esokan harinya  pada Minggu (19/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban sudah dalam keadaan lemah tak berdaya di dalam kamar mandi.

''Pembantu biasanya melihat korban keluar, tapi karena dari kemarin tidak kelihatan, akhirnya ditengokin. Ternyata korban ada di kamar mandi dalam keadaan terikat. Meski pintu kamar mandi tidak dikunci, korban tidak bisa berbuat apapun karena lumpuh," jelas Kapolsek.


Korban langsung di larikan ke Rumah Sakit. Sementara pihak Polsek Karawaci yang mendapat laporan telah melakukan olah TKP. "Kita sudah minta keterangan korban dan saksi. Kita masih selidiki kasus ini," terang Kapolsek.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill