Connect With Us

TPA Rawa Kucing Akan Bangun Mini Teater

Advertorial | Kamis, 6 April 2017 | 13:00

TPA Rawa Kucing di Kota Tangerang. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang berencana membangun mini teater di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampahh Rawa Kucing, Neglasari. Fasilitas ini sebagai sarana edukasi pelajar tentang sampah. Kepala Dinas LH Ivan Yudianto mengatakan, teater mini ini bertujuan untuk guna memfasilitasi para pelajar dan mahasiswa yang berkunjung ke TPA Rawa Kucing.


"Nantinya pada mini teater tersebut akan diputarkan film tentang pengelolaan sampah. Bagaimana proses sampah dari awal hingga akhir menjadi kompos," ungkapnya, Kamis (6/4/2017).

Ivan menambahkan, untuk kapasitas mini teater ini nantinya akan menampung hingga 50 pengunjung.  "Kita ingin mengedukasi pelajar agar lebih perduli terhadap lingkungan, dan tahu proses pengolahaannya," pungkasnya.

Selama ini pihaknya berupaya mengubah image TPA Rawa Kucing yang jorok dan kotor menjadi tempat yang nyaman dikunjungi sebagai sarana edukatif maupun rekreasi.

Dari lahan TPA seluas 34,8 hektar, sekitar  1 hektarnyaa dijadikan taman yang  berisiada sekitar 50 jenis tanaman. Selain itu juga ada kolam ikan yang bisa digunakan untuk memancing. Lalu lapangan futsal dan klinik pengobatan gratis bagi para pemulung.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill