Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang berencana membangun mini teater di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampahh Rawa Kucing, Neglasari. Fasilitas ini sebagai sarana edukasi pelajar tentang sampah. Kepala Dinas LH Ivan Yudianto mengatakan, teater mini ini bertujuan untuk guna memfasilitasi para pelajar dan mahasiswa yang berkunjung ke TPA Rawa Kucing.
"Nantinya pada mini teater tersebut akan diputarkan film tentang pengelolaan sampah. Bagaimana proses sampah dari awal hingga akhir menjadi kompos," ungkapnya, Kamis (6/4/2017).
Ivan menambahkan, untuk kapasitas mini teater ini nantinya akan menampung hingga 50 pengunjung. "Kita ingin mengedukasi pelajar agar lebih perduli terhadap lingkungan, dan tahu proses pengolahaannya," pungkasnya.
Selama ini pihaknya berupaya mengubah image TPA Rawa Kucing yang jorok dan kotor menjadi tempat yang nyaman dikunjungi sebagai sarana edukatif maupun rekreasi.
Dari lahan TPA seluas 34,8 hektar, sekitar 1 hektarnyaa dijadikan taman yang berisiada sekitar 50 jenis tanaman. Selain itu juga ada kolam ikan yang bisa digunakan untuk memancing. Lalu lapangan futsal dan klinik pengobatan gratis bagi para pemulung.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews