2 Pria Diciduk di Warung Kopi Batuceper, Edarkan 2.160 Butir Tramadol
Jumat, 16 Januari 2026 | 19:58
Unit Reskrim Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang Kota, mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin.
TANGERANGNEWS.com-Eksistensi dan kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang dalam mengantisipasi dan menanggulangi segala bencana patut mendapat acungan jempol.
Hal ini dibuktikan dengan diraihnya sejumlah piala dalam kegiatan Jambore Relawan Kebencanaan tingkat provinsi Banten Tahun 2017.
Sekretaris Daerah, Dadi Budaeri yang juga selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengungkapkan rasa bangga serta apresiasinya kepada seluruh anggota BPBD Kota Tangerang.
"Saya bangga kepada seluruh anggota BPBD Kota Tangerang atas diraihnya gelar juara di jambore" ungkap Sekda ketika memberikan arahan pada apel komando bulanan BPBD di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang, Rabu (5/4/2017).
Lebih lanjut beliau mengungkapkan harapannya agar apa yang telah diraih dapat menjadi motivasi lebih untuk memberikan hasil yang maksimal dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat kota Tangerang.
"Mudah - mudahan apa yang telah diraih bisa jadi motivasi untuk hasil yang lebih baik" imbuhnya.
"Selain itu, personel BPBD harus siap sebagai tim Kopasus tidak ada lagi tim level 2 apalagi level 3," tambah Sekda.
Sebagai informasi, dalam kegiatan jambore relawan kebencanaan tingkat provinsi Banten yang digelar pada tanggal 29 - 30 Maret 2017 di Wulandira, kabupaten Serang, Kota Tangerang berhasil meraih juara I kategori evakuasi korban bencana, juara II kategori lomba perahu karet, dan juara III pada kategori lomba dapur umum.
Kedepan, BPBD akan terus meningkatkan kualitas personil dan diharapkan bisa mewakili provinsi Banten di tingkat Nasional. "Semoga di level tingkat nasional kita bisa jadi wakil dari provinsi" tukasnya.
Unit Reskrim Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang Kota, mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin.
TODAY TAGKematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews