Connect With Us

May Day, Buruh Soroti Kinerja Disnaker Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 1 Mei 2017 | 12:00

Pada hari buruh internasional (May Day), tampak ratusan buruh dari berbagai serikat, melakukan aksi demo di depan kantor Wali Kota Tangerang, Senin (1/5/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pada hari buruh internasional (May Day), ratusan buruh melakukan aksi demo di depan kantor Wali Kota Tangerang, sebelum berangkat ke Jakarta siang ini, Senin (1/5/2017).

Dalam aksinya, elemen buruh dari Konfederasi Aksi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menyoroti tentang kinerja Dinas Keternagakerjaan (Disnaker) dan Perwal Larangan demo hari libur.

Kordinator Aksi, Maman Nurohman mengatakan kinerja Disnaker Kota Tangerang mendapat rapot merah dikalangan buruh se Kota Tangerang. Menurutnya pengawasan dan penindakan Disnaker terhadap perusahaan terutama yang melanggar aturan, dinilai masih minim.

Selain itu pihaknya juga mengkritisi adanya Perwal No.2 tentang larangan unjuk rasa di hari libur karena menurutnya membungkam demokrasi.

“Adanya Perwal bukti penghambatan demokrasi,” katanya.

Selain itu untuk isu secara nasional, tuntutan yang disuarakan terkait kebijakan Pemerintah dalam PP 38 tentang pengupahan. Tenaga kerja kontrak serta outsourcing.

“Maka itu dalam aksi ini kami bawa replika gurita besar sebagai simbol kebijakan pemerintah yang menjerat buruh,” pungkasnya.

Orasi dan aksi yang disampaikan ratusan masaa buruh itu berlangsung satu jam, Maman menuturkan buruh dari KASBI untuk wilayah Banten terdapat 3.000 orang.

 “Secara nasional ada 20 ribu massa KASBI akan ke Jakarta,” ujar Maman.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill