Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Pada hari buruh internasional (May Day), ratusan buruh melakukan aksi demo di depan kantor Wali Kota Tangerang, sebelum berangkat ke Jakarta siang ini, Senin (1/5/2017).
Dalam aksinya, elemen buruh dari Konfederasi Aksi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menyoroti tentang kinerja Dinas Keternagakerjaan (Disnaker) dan Perwal Larangan demo hari libur.
Kordinator Aksi, Maman Nurohman mengatakan kinerja Disnaker Kota Tangerang mendapat rapot merah dikalangan buruh se Kota Tangerang. Menurutnya pengawasan dan penindakan Disnaker terhadap perusahaan terutama yang melanggar aturan, dinilai masih minim.
Selain itu pihaknya juga mengkritisi adanya Perwal No.2 tentang larangan unjuk rasa di hari libur karena menurutnya membungkam demokrasi.
“Adanya Perwal bukti penghambatan demokrasi,” katanya.
Selain itu untuk isu secara nasional, tuntutan yang disuarakan terkait kebijakan Pemerintah dalam PP 38 tentang pengupahan. Tenaga kerja kontrak serta outsourcing.
“Maka itu dalam aksi ini kami bawa replika gurita besar sebagai simbol kebijakan pemerintah yang menjerat buruh,” pungkasnya.
Orasi dan aksi yang disampaikan ratusan masaa buruh itu berlangsung satu jam, Maman menuturkan buruh dari KASBI untuk wilayah Banten terdapat 3.000 orang.
“Secara nasional ada 20 ribu massa KASBI akan ke Jakarta,” ujar Maman.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGNilai investasi di Kota Tangerang telah mencapai Rp11,73 triliun hingga semester I 2026. Angka itu sudah mencapai 77 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp15,15 triliun.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews