Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com- Partai Gerindra mengupayakan mendapat posisi wakil walikota dalan Pilkada Kota Tangerang tahun depan.
Hal ini disampaikan Ketua DPD Banten, Desmon J. Mahesa dalam acara Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah) DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Minggu (21/5) di Hotel Mercure Alam Sutera, Serpong.
"Partai Gerindra akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah petahana guna mengetahui apakah kinerja pemerintah saat ini sudah melakukan tugasnya dengan benar," ungkap Desmon.
Desmon mengatakan, saat ini Gerindra akan melihat sejumlah elektabilitas kepala daerah petahana untuk dapat menentukan pasangan calon yang akan diusung Gerindra.
Langkah ini, menurutnya, merupakan pendekatan politis agar dapat menentukan dimana posisi Gerindra nantinya.
"Kami juga akan lihat, apakah kinerja selama ini sudah sesuai dengan apa yang masyarakat harapkan atau belum. Jika elektabilitas petahana tinggi di masyarakat, tentu kita mengharapkan petahana mau menggandeng partai kita menjadi wakil,” jelas Desmon.
Namun, Desmon menegaskan, apabila elektabilitas petahana rendah dan kinerjanya jauh dari harapan masyarakat, Gerindra akan merebutnya dan memasang kadernya untuk maju di Pilkada.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan Pendapatan Daerah sebesar Rp5,167 Triliun pada tahun 2027.
Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews