Connect With Us

Pengacara Bantah Tuduhan Polisi Terkait Kasus Cabul Tukang Ojek di Curug

Yudi Adiyatna | Senin, 22 Mei 2017 | 09:00

Ilustrasi pencabulan anak. (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Terkait pemberitaan TangerangNews.com   tanggal 13 Mei 2017 lalu berjudul "Bejat, Tukang Ojek Ini Cabuli Anak SD di atas Motor".

Pengacara pelaku, dari kantor hukum HSP Law Firm dan Partners memberi tanggapannya. Mereka  membantah semua kronologis kejadian yang termuat dalam isi pemberitaan tersebut.

Menurut Hambali Mangku Winata Pengacara Pelaku berinisial BH,  terdapat beberapa kesalahan penyidik dalam mengungkap kronologis dan fakta kejadian yang sesungguhnya.

"Hal yang menarik adalah, Kasat Reskrim Polres Tangsel dalam hal ini menyebut tanggal kejadian 2 April 2017 silam, dimana dalam keterangannya Kasat Reskrim menyebut pelaku mengantarkan korban dan orangtuanya untuk berangkat ke sekolah, padahal faktanya tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu dan tidak mungkin ada anak ke sekolah di hari itu," ujarnya, hari ini.

Versi pengacara, sesungguhnya yang terjadi pada Minggu 2 April 2017 sekitar Pukul 12.30 itu, BH mendapati seorang anak berusia enam tahun beserta Ibunya dari arah pasar Curug dengan membawa barang belanjaan dan meminta diantarkan ke daerah Cukang Galih.

Korban awalnya meminta duduk dibelakang bersama ibunya. Namun oleh sang Ibu, Korban diminta untuk duduk di depan.

Sepanjang perjalanan, menurut pelaku setidaknya melewati dua polisi tidur. Setiap melewati polisi tidur, posisi duduk korban selalu merosot  ke bawah, pelaku yang spontan membetulkan posisi duduk korban agar kembali ke tempat semula.

Sesampainya di tempat tujuan, sang Ibu memberi upah  sebesar Rp10.000 dan si anak turun dengan keadaan yang ceria. Artinya, saat itu tidak terjadi apa apa. Kemudian BH kembali ke pangkalan. Namun, selang beberapa jam kemudian BH diberitahu oleh rekannya sesama pengojek bahwa ada seorang Ibu yang histeris berteriak-teriak di Polsek Curug menyebut alat kelamin anaknya di obok-obok oleh tukang ojek.

BH yang polos langsung mendatangi Polsek Curug dan bermaksud menyampaikan klarifikasinya. Namun, oleh polisi sekitar pukul 16.00 di hari yang sama, BH langsung  dibawa ke Mapolres Tangsel. Keesokan harinya BH ditahan dan dititipkan ke Polsek Serpong.

"Selain itu hal yang menarik adalah, Kasat Reskrim menyebut sepanjang perjalanan BH memasukkan empat kali jarinya kedalam rok celana gadis tersebut setiap melewati Polisi tidur. Dan alat kelamin korban rusak oleh perbuatan BH berdasarkan hasil visum.

Logika sederhananya adalah  siapa berani melakukan perbuatan tersebut dengan sang ibu duduk di atas motor yang sama. Dan toh misalkan pelaku nekat melakukan kenapa korban tidak menjerit dan teriak minta tolong kepada ibunya," ungkapnya.

"Kalau mengeluh sakit kelaminnya saat buang air kecil, kapan itu? boleh jadi itu karena luka yang sudah terjadi jauh-jauh hari. Sedangkan korban saat itu mengenakan celana legging hitam dan tidak mungkin memasukan jari nya ke dalam celana korban sambil mengendarai motor. Kami menaruh curiga mungkin saja ada pelaku lain ,"tuturnya. 

Untuk itu, sebagai pengacara dia meminta untuk bertemu dan berkonsultasi dengan Kapolres Tangsel dan menyampaikan agar kasus ini di fokuskan dan dijadikan perhatian serius.
" Mari kita gelar ulang perkara tersebut, jangan mengabaikan fakta-fakta yang telah terjadi.  Jangan sampai kita menghukum orang yang tidak tepat dan pelaku sebenarnya masih berkeliaran. Kami hormati proses hukum tapi jangan sampai terjadi kriminalisasi tukang ojek," terang Hambali yang juga merangkap sebagai dosen hukum.

Sementara itu,Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Senin (22/5/2017)  mempersilahkan pelaku untuk melakukan pembelaan terhadap perbuatannya.
" Itu hak setiap orang untuk melakukan pembelaan diri," ungkap Alex. (RAZ)

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

WISATA
Liburan Lebaran Seru di SQP Park Gading Serpong, Main dengan Satwa Eksotik hingga Wahana Adrenalin

Liburan Lebaran Seru di SQP Park Gading Serpong, Main dengan Satwa Eksotik hingga Wahana Adrenalin

Kamis, 12 Maret 2026 | 13:07

Bingung mencari destinasi liburan keluarga untuk mengisi liburan Lebaran nanti? Scientia Square Park (SQP) Park Gading Serpong Tangerang siap memanjakan pengunjung dengan menghadirkan pengalaman rekreasi yang memadukan alam, petualangan

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill