KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Empat mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Tangerang diamankan BNN, karena diduga menyimpan narkotika jenis ganja di kos-kosan di Kampung Babakan, Kecamatan Tangerang.
Keempat mahasiswa tersebut berinisial MI, MR, REP dan LH. Penangkapan mereka berawal dari adanya informasi masyarakat terkait peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Kemudian tim gabungan dari Kesbangpol, Polisi, TNI dan BNN melakukan operasi Bersinar (Bersih dari Narkoba), ke kosan mereka pada pada Senin (22/5/2017).

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sisa ganja dan enam pil remadol," kata Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Akhmad F Hidayanto, Selasa (23/5/2017).
Dari hasil pemeriksan mereka tidak mengakui barang haram tersebut, sementara hasil tes urinnya negatif. Untuk itu mereka hanya dikenakan wajib lapor.
"Tapi tetap kita akan dalami mahasiswa ini mendapat narkotika dari mana. Jadi kita akan bekerjasama dengan BNNP Banten untuk menyelidiki Handphone pelaku yang diamankan," katanya.
Menurut Akhmad, pihaknya memang telah melakukan pemantauan terhadap kos-kosan yang dekat dengan universitas tempat mereka berkuliah. Pasalnya tempat tersebut disinyalir menjadi peredaran gelap narkotika.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews