Kompetisi Marching Band Paramount Petals Wadahi Kreativitas Pelajar Tangerang
Senin, 27 Juli 2026 | 07:50
Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.
TANGERANGNEWS.com-Warga Rawa Rengas kembali menolak harga pembebasan lahan yang diberikan oleh pihak Bandara Soekarno Hatta untuk perluasan Terminal 3, Jumat (21/07/17).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rencana perluasan Terminal Soekarno-Hatta ini akan memakan 3 Desa di 2 Kelurahan yaitu Desa Selapajang, Rawa Rengas dan Rawa Burung. Beberapa waktu lalu masyarakat sudah sepakat dengan harga yang ditawarkan.
Namun saat pembayaran, masyarakat memprotes karena dianggap warga tidak sesuai dengan kesepakatan. Sehingga warga memasang Sepanduk protes sepanjang 4 meter di Jalan Raya Bojong Rengek, RT05/15.
"Pembebasan lahan ini untuk perluasan Bandara Terminal 3, warga sebenarnya bukan menolak tetapi sangat setuju dengan rencana pemerintah. Namun persoalan di sini adalah harga yang tidak sesuai," ujar Asep Juanda, warga RT03/15, Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi.
Asep mengatakan, karena harganya murah maka warga menolak dan lebih baik tidak menjual tanahnya, karena pembebasan lahan tersebut sangat merugikan bagi warga.
"Sebelumnya warga melakukan demo untuk menuntut keseusaian harga yang dirasa cukup murah, lalu pada pertemuan kedua antara pihak warga dan pihak Bandara Soekarno Hatta, disetujui dengan nominal Rp 7,9 juta per meter," katanya.
Asep melanjutkan, namun pada saat pencairan warga kecewa dengan harga yang diberikan yaitu sebesar Rp5,5 juta per meter. Tentu ini berbanding terbalik dengan kesepatan sebelumnya. Untuk itu warga menolak dengan penurunan harga yang sudah disepakati karena dianggap sangat merugikan.
Abi, warga lainnya menuturkan, harga yang ditawarakan tidak pantas dan tidak sesuai dengan kesepakatan. "Dalam hal ini seolah-olah harga untuk perluasan Bandara Terminal 3 itu pemerintah yang mengatur, bukan masyarakat. Memangnya tanah ini punya pemerintah," ungkapnya dengan nada tegas.
Abi melanjutkan, awalnya tanah miliknya diitawar Rp 6,42 juta per meter. Lalu warga demo karena tidak sesuai, kemudian naik jadi Rp 7,9 juta per meter. Namun begiti akan mau dicairkan turun menjasi Rp 5,5 juta per meter. "Pemerintah kasih harga enggak jelas" ujar Abi.(RAZ)
Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews