Connect With Us

Meriahnya Pembukaan Festival Cisadane Tangerang 2017

Advertorial | Sabtu, 22 Juli 2017 | 17:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, saat di Pembukaan Festival Cisadane 2017. (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pembukaan Festival Cisadane 2017 berlangsung sangat meriah. Selain diramaikan oleh berbagai tampilan tari dan juga parade perahu hias, pembukaan Festival Cisadane tahun ini juga disemarakkan dengan adanya Panggung Terapung yang berada di tengah sungai yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya.

 

Panggung terapung seluas 11 x 8 meter tersebut berada di area Cisadane Walk, Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang. Hampir semua pertunjukan pembukaan Festival Cisadane dilakukan di atas panggung terapung tersebut. 

Dalam Opening Ceremony Festival Cisadane yang dilakukan Sabtu, 22 Juli 2017 tersebut, beragam tari-tarian dapat disaksikan di atas panggung terapung. Diantaranya Tari Selamat Datang (DKT) dan Tari Kariyaan Rumpak Jami dari Kabupaten Pandeglang.

Pembukaan juga dimeriahkan dengan parade budaya, baik tradisional maupun modern. Ada atraksi sekaligus cosplay, komunitas drone dan marching band di Jalan Benteng Jaya. Di tengah sungai, juga ada parade 50 lebih perahu yang mewakili satuan kerja dinas di Kota Tangerang. 

Sejumlah daerah dari Banten seperti Kota Cilegon dan Kabupaten Tangerang juga mengirimkan utusannya untuk tampil dalam ajang rutin tahunan tersebut. Cilegon mendatangkan Cilegon Etnic Carinival (CEC Kota Cilegon) sementara Kabupaten Tangerang menghadirkan Perkusi Bambu.

Masyarakat juga semakin terhibur dengan adanya penampilan Para Motor yang bermanuver di sepanjang Sungai Cisadane, dilengkapi dengan asap warna-warni keberadaan Para Motor tersebut mengundang decak kagum dari masyarakat yang memadati Sungai Cisadane sejak pagi hari.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Sabtu (22/07) menuturkan festival sungai terbesar di Provinsi Banten ini merupakan ajang untuk mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kota Akhlakul Karimah.

"Lewat ajang ini kita ingin memberikan inspirasi positif bagi seluruh masyarakat Indonesia, terlebih Tema Festival Cisadane tahun 2017 adalah ‘Dari Tangerang untuk Indonesia’. Kami ingin menunjukkan, bahwa Sungai Cisadane adalah sumber kehidupan masyarakat Tangerang,” ungkap Wali Kota.

"Meskipun tadi banyak sampah kiriman akibat dari hujan deras yang turun semalam. Untuk itu saya pribadi juga menyampaikan permohonan maaf," sambungnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rina Hernaningsih mengatakan selain berbagai pertunjukan yang ada, pengunjung juga dapat menyaksikan pameran UKM yang melibatkan pengusaha kecil dari daerah lain di Provinsi Banten. 

"Ada sekitar 124 stand UMKM yang ada di sepanjang Jalan Benteng Jaya," terangnya.

"Khusus untuk lomba perahu naga selain dihadiri oleh perwakilan daerah di Indonesia juga akan diikuti oleh tim perahu naga dari Singapura dan Australia," tandasnya.

BANTEN
Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:11

Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

SPORT
Suporter Persita dan Persija Ricuh Usai Pertandingan di Tangerang

Suporter Persita dan Persija Ricuh Usai Pertandingan di Tangerang

Jumat, 30 Januari 2026 | 23:30

Keributan antar suporter mewarnai berlangsungnya pertandingan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persita Tangerang vs Persija Jakarta di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang pada Jumat 30 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill