Connect With Us

Mau Beli Miras, Tukang Es Dawet Bawa Kabur Motor Teman di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 23 November 2017 | 16:00

Seorang pedagang es dawet berinisial HS, 29, diringkus aparat Polres Metro Tangerang karena modus menggelapkan satu unit sepeda motor milik temannya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Seorang pedagang es dawet berinisial HS, 29, diringkus aparat Polres Metro Tangerang karena menggelapkan satu unit sepeda motor milik temannya. HS yang awalnya meminjam motor untuk membeli miras malah membawa kabur motor tersebut.

Peristiwa itu bermula saat HS yang sehari-hari berdagang es dawet di depan Pemkot Tangerang meminta temannya Winta untuk mengantarnya membeli miras berjenis Rajawali.

Winta pun mengabulkannya dengan menyuruh rekannya Sugianto untuk mengantarkan HS menggunakan sepeda motor miliknya Honda Supra-X bernopol B-6797-CZQ.

"Setelah sampai di warung, ternyata warung tersebut tidak menjual minuman keras Rajawali," kata Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kota, Kompol Triyani, Kamis (23/11/2017).

Karena warung itu tidak menjualnya, HS pun meminjam sepeda motor tersebut untuk mengambil minuman keras Rajawali di rumahnya. Namun Sugianto tidak diajak, dia pun asyik menunggu di warung selama 1 jam lamanya.

"Saat itu pelaku tidak kembali lagi, dan sepeda motor korban tidak pernah dikembalikan," ungkap Triyani.

 Barang bukti

Korban pun kesal sampai-sampai melaporkan kejadian itu kepada Polsek Neglasari. Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi keberadaan pelaku pun diketahui dan akhirnya di tangkap pada Rabu (22/11/2017) kemarin.

"Penangkapan sekitar jam 11.00 WIB di Depan Pemda Kota Tangerang pada saat pelaku sedang berjualan es dawet," ujar Triyani.

Atas kejadian tersebut pelaku harus mendekam di Mapolsek Neglasari guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

OPINI
Tunduk Syariat

Tunduk Syariat

Selasa, 8 September 2026 | 22:01

Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.

NASIONAL
DPR Minta Perusahaan Media Turut Tanggung Jawab ke Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda

DPR Minta Perusahaan Media Turut Tanggung Jawab ke Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 14:44

Anggota Komisi I DPR RI Junico Siahaan menyoroti pentingnya peran dan tanggung jawab perusahaan media dalam menghadapi musibah hilangnya para jurnalis saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill