Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pedagang es dawet berinisial HS, 29, diringkus aparat Polres Metro Tangerang karena menggelapkan satu unit sepeda motor milik temannya. HS yang awalnya meminjam motor untuk membeli miras malah membawa kabur motor tersebut.
Peristiwa itu bermula saat HS yang sehari-hari berdagang es dawet di depan Pemkot Tangerang meminta temannya Winta untuk mengantarnya membeli miras berjenis Rajawali.
Winta pun mengabulkannya dengan menyuruh rekannya Sugianto untuk mengantarkan HS menggunakan sepeda motor miliknya Honda Supra-X bernopol B-6797-CZQ.
"Setelah sampai di warung, ternyata warung tersebut tidak menjual minuman keras Rajawali," kata Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kota, Kompol Triyani, Kamis (23/11/2017).
Karena warung itu tidak menjualnya, HS pun meminjam sepeda motor tersebut untuk mengambil minuman keras Rajawali di rumahnya. Namun Sugianto tidak diajak, dia pun asyik menunggu di warung selama 1 jam lamanya.
"Saat itu pelaku tidak kembali lagi, dan sepeda motor korban tidak pernah dikembalikan," ungkap Triyani.

Korban pun kesal sampai-sampai melaporkan kejadian itu kepada Polsek Neglasari. Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi keberadaan pelaku pun diketahui dan akhirnya di tangkap pada Rabu (22/11/2017) kemarin.
"Penangkapan sekitar jam 11.00 WIB di Depan Pemda Kota Tangerang pada saat pelaku sedang berjualan es dawet," ujar Triyani.
Atas kejadian tersebut pelaku harus mendekam di Mapolsek Neglasari guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGParamount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews