Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu
Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com - Ketua MUI Kota Tangerang, KH Edi Junaedi menyayangkan segelintir orang yang menjadikan peristiwa gempa bumi sebagai bahan untuk bercandaan. Ia mengatakan tidaklah perlu bencana alam dijadikan seperti itu.
"Kalau bencana alam hadir karena murka Allah, manusia harusnya banyak-banyak istighfar, bukannya malah dibercandain," ujarnya kepada TangerangNews.com, Rabu (24/1/2018).
BACA JUGA:
Edi menghimbau, seluruh warga dan media janganlah menambahkan kesedihan para korban gempa bumi dengan menyebarkan foto bercandaan. Terlebih menyebarkan informasi dan foto maupun video hoaks.
"Jadi jangan malah dibuat bercandaan, kita juga harusnya menyadari, lebih baik kita mendoakan para korban, dan menyiapkan diri kita supaya tidak ada mala petaka," ucap Edi.
Menurut Edi, jika pasca insiden bencana alam malah dijadikan bercandaan, sudah pasti sang pencipta alam turunkan mala petaka baginya. Karena, lanjut Edi, bencana alam hadir dari kehendak sang pencipta.
"Musibah diturunkan karena kehendak Allah, ini untuk memperingatkan manusia supaya jangan keterlaluan, supaya jangan melulu membuat dosa," paparnya.
Seperti diketahui, guncangan gempa bumi berkekuatan 6,1 SR bersumber dari Lebak, Banten, terjadi pada Selasa (23/1/2018) kemarin. Pasca kejadian tersebut, beredar foto editan monas bergoyang dan patung Pancoran lepas dari persinggahannya serta informasi hoaks berisi gempa susulan.(RAZ/RGI)
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews