Connect With Us

Cekcok dengan Sopir Truk, Polwan Tangerang Dipukuli di Tol Karawaci

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 25 Januari 2018 | 15:00

Polwan Polres Metro Tangerang Kota Kompol Johana Latuharhary, saat dijenguk oleh KombesPol Harry Kurniawan dan anggota lainya di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (25/1/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )


TANGERANGNEWS.com - Polwan Polres Metro Tangerang Kota Kompol Johana Latuharhary cekcok dan dipukuli oleh sopir truk di Jalan Tol Karawaci-Kebun Nanas, Kota Tangerang. Akibatnya, polwan mengalami luka memar hingga berdarah dibagian wajah.

Hal tersebut berlangsung pada Rabu (24/1/2018) pukul 19.30 WIB. Keduanya cekcok karena serempetan kendaraan saat bersamaan melintas di ruas tol tersebut.

BACA JUGA :

Kapolres Metro Tangerang Kota KombesPol Harry Kurniawan mengatakan, polwan bernama Johana Latuharhary bertugas dibagian operasi Polres Metro Tangerang Kota. Pada saat sebelum peristiwa pemukulan terjadi, personelnya usai bekerja di kantor dan hendak menuju rumahnya melalui Tol Karawaci-Kebun Nanas menggunakan mobil Jazz bernopol B-1777-CKE.

"Kronologisnya mobil korban diserempet oleh salah satu kendaraan oleh jenis Fuso yang pergi dari Lampung pada saat di depan tol sempat bersenggolan dan cekcok mulut," ujar Harry saat menjenguk korban yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (25/1/2018).

Harry melanjutkan, pada saat diserempet, mobil Johana berada dibagian depan mobil truk yang dikendarai pelaku bernama Faturahman bernopol BE-9616-CK.

Atas hal itu, sontak saja Johana yang tidak mengenakan baju dinas Polri ini turun dari mobilnya dan menggedor mobil truk agar turun dan berkomunikasi.

"Sebenarnya itu sudah selesai (masalahnya), karena korban sudah merelakan dan sudah berkomunikasi," ucap Harry.

Namun, ketika Johana kembali ke mobilnya dan ingin meneruskan perjalanannya, pelaku pun menyalakan klakson mobilnya. Hal ini lah yang menjadi pemicu pemukulan pelaku terhadap Johana.

"Korban langsung dipukul, dan pukulannya lebih dari tiga kali. Yang pertama dipukul kepalanya dengan luka memar dan berdarah, dan kemudian luka lebam disekitar mata dan hidung," tutur Harry.

Setelah insiden tersebut, pelaku pun melarikan diri ke arah wilayah tol dalam kota. Sementara Johana dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill