Connect With Us

Rumah di Pinang Roboh Akibat Guncangan Gempa

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 24 Januari 2018 | 15:00

Camat Pinang, M Agun DJ saat meninjau rumah yang roboh akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 6,1 SR. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Sebuah rumah tinggal yang dihuni dua kepala keluarga (KK) di RT 01/03 no 42, Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, roboh akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang bersumber di Lebak, Banten, Selasa (23/1/2018) kemarin.

Camat Pinang M Agun DJ mengatakan, rumah berukuran 7 x 12 tersebut memang sudah reyot sebelum gempa bumi terjadi pada pukul 13.35 WIB.

BACA JUGA :

"Jadi sebelum gempa, jam 11 atap rumahnya sudah ada tanda-tanda mau roboh. Nah ditambah gempa jam 1 an jadi ambruk," ujarnya, Rabu (24/1/2018).

Sesaat gempa bumi belum terjadi, lanjut Agun, dua KK beserta perabotan di dalam rumah itu sudah dievakuasi dan meninggalkan rumahnya ke kediaman saudaranya yang memang terletak tak jauh dari rumah tersebut.

Agun pun menjelaskan, sesungguhnya rumah yang dibangun dengan ala kadarnya atau tanpa pondasi ini memang sudah terdaftar dalam program bedah rumah pemerintah kota Tangerang. Namun proses pembangunan pada program tersebut belum dikerjakan.

"Rumah itu sebetulnya sudah masuk program bedah rumah, cuma karena diluar (fisik rumah) kelihatannya bagus jadi masuk pengerjaan nya masuk ke tahap kedua," ucap Agun.

Setelah rumah tersebut roboh akibat guncangan gempa bumi, lantas pihak kecamatan pun langsung memecahkan masalahnya dengan membangun kembali rumah itu secara bersama-sama oleh warga setempat.

"Prinsipnya kami membangun kembali rumah itu. Dan saya sudah meminta kepada lurah untuk membentuknya, sudah kita pecahkan juga kebutuhannya. Serta untuk tenaga saya minta warga untuk mendorongnya. Beres sudah hal seperti ini sama saya" papar Agun.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill