Connect With Us

Hasil Curian Pembegal di Bayur Dijual ke Wilayah Lampung

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 23 Januari 2018 | 16:00

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf bersama para anggotanya telah meringkus 6 pelaku maupun penadah begal sepeda motor. Keenam pelaku dan penadah tersebut diantaranya berinisial N, DH, MS, Z, AEP, dan S. Selasa (23/1/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )


TANGERANGNEWS.com-Hasil kejahatan sindikat begal yang kerap beraksi di wilayah Bayur, Kota Tangerang, ternyata dijual ke wilayah Lampung.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan, telah meringkus 6 pelaku maupun penadah begal sepeda motor. Keenam pelaku dan penadah tersebut diantaranya berinisial N, DH, MS, Z, AEP, dan S.

Tersangka

"AEP dan S pelaku pencurian dengan kekerasan. Selebihnya seorang penadah hasil kejahatan pembegal," ujarnya di Mapolsek Jatiuwung, Selasa (23/1/2018).

Eliantoro menjelaskan, dari tangan pelaku dan penadah pihaknya berhasil menyita sembilan unit sepeda motor, satu lembar STNK dan sebilah golok. "Hasil curian sebagian besar didorong ke wilayah Lampung," katanya.

BACA JUGA :

Kendati dijual ke Lampung, para penadah pun ditangkap polisi di kediamannya, wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang. Eliantoro menuturkan, pihaknya akan serius mendalami sindikat begal motor di wilayah Bayur dan saat ini terdapat tiga tersangka pembegal yang masih berstatus DPO.

"Tinggal 3 lagi indikasinya, sekarang masih kita ikutin," ungkapnya.(RAZ/HRU)

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill