Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNEWS.com - Kelompok massa taksi online berunjuk rasa menentang Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.108 tahun 2017 yang berlangsung Senin (29/1/2018) di Jakarta.
Namun, sebanyak 400 massa asal Tangerang menarik mundur. Hal itu lantaran mereka khawatir aksi itu akan ditunggangi kepentingan politik.
BACA JUGA:
400 massa yang menarik mundur itu tergabung dalam Front Driver Online Indonesia (FDOI) Tangerang.
"Khususnya FDOI kita tarik mundur dukungan dikarenakan aksi tidak sesuai rencana," ujar Koordinator FDOI Tangerang, Martianto.
Menurutnya, FDOI Tangerang sudah datang ke Tugu Proklamasi, Jakarta, yang memang lokasi ini dijadikan sebagai titik kumpul demo.

"Dari Tangerang yang ditarik mundur ada 400 para driver online. Ini massa gabungan antara Tangerang Kota dan Tangerang Selatan," ucap Martianto.
Namun, sesampainya di Tugu Proklamasi, titik kumpul pun berubah di Cut Mutia, Jakarta. Di lokasi inilah FDOI Tangerang menarik mundur.
"Kita sudah sampai di lokasi. Kita juga tarik mundur personel dikarenakan takut aksi ini ditunggangi politik," kata Martianto.
Tujuan kelompok taksi online berbondong-bondong memadati Cut Mutia adalah untuk berunjuk rasa dan menentang beberapa point Permenhub No.108 tahun 2017.
Dimana beberapa poin yang mereka tentang tersebut mengenai kuota taksi online, stiker taksi online, SIM, dan KIR.
"Semuanya harus direvisi, ini tidak sesuai, makanya kami turun ke jalan," tutur Martianto.(DBI/RGI)
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TODAY TAGSuasana penuh kemenangan menyelimuti Masjid Jami Asy-Syakur, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews