Connect With Us

Ini Fakta Terbaru Pembunuhan Sekeluarga di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 Februari 2018 | 21:00

Kapolrestro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, bersama anggota lainnya, saat menjelaskan kronologi terkait kasus pembunuhan sekeluarga di Tangerang, Kamis (15/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Hanya karena faktor ekonomi mengenai pembayaran cicilan mobil, pelaku pembunuhan sekeluarga, Efendi, 55, tega menghabisi kedua anak tirinya Nova, 19, dan Tiara, 11.

Seperti diketahui, Emang, 40, istri Efendi tak menyanggupi pembayaran mobil yang dicicilnya sehingga harus meminta uang kepada pelaku. 

Inilah yang menjadi motif pembunuhan sekeluarga di Perumahan Taman Kota 2, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018) kemarin.

Setelah mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sedikit demi sedikit saksi kunci mengungkapkan keterangannya.

Efendi menjelaskan, mengapa membunuh kedua anak tirinya yang tak bersalah itu.

Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan menjelaskan, sebelum terjadinya pembunuhan, Emang, 40, memukul muka pelaku yang membuat pelaku

marah. Dan pelaku langsung mengambil pisau yang ada di dalam tas pelaku. Selain itu menusuk ke bagian perut dan leher Emang.

Suara teriakan Emang,  membuat Tiara terbangun.  "Tiara lalu bangun dan langsung ditusuk dan dibunuh oleh tersangka," ucap Kapolres.

Sementara putri sulungnya, Nova juga terbangun dalam tidurnya. Pelaku pun mencekiknya dan menusukkan pisau ke tubuh Nova.

"Setelah membunuh ketiga korban lalu tersangka membersihkan tangan dan tubuh.  Tersangka masuk ke kamar belakang dan mencoba bunuh diri dengan menusuk perut dan leher," tutur Kapolres.(DBI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill