Connect With Us

Bising dan Terganggu Magnet Rel Kereta, Kantor BMKG Pindah ke Serang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 27 Maret 2018 | 08:00

Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berencana merelokasi Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang yang berlokasi di Jalan Meteorologi No 5, Tanah Tinggi, Kota Tangerang ke wilayah Serang, Banten.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang Teguh Rahayu menjelaskan, aktivitas di stasiun tersebut dinilai kurang efektif lantaran banyaknya gangguan (noise) seperti bisingnya lalu lintas kendaraan dan keberadaan medan magnet rel kereta api.

BACA JUGA :

"Jadi aktivitas kami semuanya pindah ke Serang. Wacana kami pindah ini karena memang Stasiun Geofisika itu sudah tidak efisien dan efektif di Tangerang karena banyak gangguan noise-nya itu ada Pasar Induk dan rel kereta," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (27/3/2018).

Menurut Rahayu, untuk melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika, harus dibantu dengan kondisi wilayah yang bersahabat.

"Gimana pun, namanya pelayan masyarakat harus nyaman dong. Kebetulan sensor-sensor kami harus berada di posisi yang agak jauh dari aktivitas tersebut," katanya.

Dan yang terpenting adalah Serang merupakan Ibukota Provinsi Banten, sehingga untuk memberikan pelayanan maksimal, maka sudah semestinya berada di kawasan tersebut.

"Kebetulan juga di Serang ini kan Ibukota Provinsi jadi lebih dapat mengcover kami ke Ibukota itu pelayanannya. Nanti Tangerang juga akan lebih tercover juga kok, jadi cuma posisinya saja yang pindah ke Serang," jelas Rahayu.

Rahayu menuturkan, proses relokasi ini pun memakan waktu yang cukup lama, yakni berkisar dua tahun lamanya.
"Maunya sih secepatnya jadi tapi kan tidak mudah. Paling tidak tahun 2020 sudah operasional di Serang," paparnya.

Nantinya, jikalau sudah terelokasi, maka lokasi Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang akan ditempatkan untuk Sekolah Teknik Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG) yang saat ini berada di Pondok Betung, Tangerang Selatan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Kiper Dihukum Kartu Merah, Hokky Caraka Jadi Penjaga Gawang Dadakan di Laga Persib vs Persita Tangerang

Kiper Dihukum Kartu Merah, Hokky Caraka Jadi Penjaga Gawang Dadakan di Laga Persib vs Persita Tangerang

Minggu, 22 Februari 2026 | 23:14

Persib Bandung meraih kemenangan setelah menundukkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-22 Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 22 Februari 2026, malam.

TANGSEL
Ratusan Personel Polres Tangsel Dites Urine

Ratusan Personel Polres Tangsel Dites Urine

Senin, 23 Februari 2026 | 15:48

Ratusan personel Polres Tangerang Selatan (Tangel) pemeriksaan urine usai apel bersama di Lapangan Apel Polres Tangerang Selatan, Senin 23 Ferbuari 2026.

BISNIS
PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran, Produsen Mie Sedaap Bantah Isu karena Ogah Bayar THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:33

Keputusan PT Karunia Alam Segar (KAS), produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, yang merumahkan sekitar 400 tenaga kerja outsourcing menjadi bahan perbincangan di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill