Connect With Us

Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Kota Dengan Kinerja Pemerintahan Terbaik

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 April 2018 | 08:00

Pemkot Tangerang mendapatkan penghargaan predikat sebagai pemerintah daerah yang berprestasi kinerja terbaik tahun 2018. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang kembali meraih penghargaan di tingkat nasional, kali ini pemkot meraih predikat sebagai pemerintah daerah yang berprestasi kinerja terbaik yang dinilai dari Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2017 berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2016 yang disampaikan oleh para kepala daerah.

Atas penilaian tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia menetapkan 3 (tiga) Provinsi, 10 (sepuluh) Kabupaten, dan 10 (sepuluh) Kota berprestasi kinerja tertinggi secara nasional dimana Kota Tangerang termasuk di dalamnya.

Sebagai informasi Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Daerah (EKPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) merupakan suatu penilaian yang dilakukan secara menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan juga pertanggung jawaban program pemerintah daerah. EKPPD sendiri dilakukan untuk menilai kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam upaya peningkatan kinerja berdasarkan prinsip tata kepemerintahan yang baik.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Soemarsono mengatakan, setiap tahunnya Kemendagri bersama Kementerian/lembaga terkait melakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah atau EKPPD terhadap kinerja pemerintahan daerah mulai dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota.

"Pada tahun 2017 dilakukan penilaian LPPD tahun 2016 terhadap 523 daerah otonom, yakni 34 provinsi, 397 kabupaten dan 93 kota se-Indonesia," jelas Soemarsono pada acara puncak peringatan Hari Otonomi Daerah ke-22 di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Lebih lanjut Soemarsono menjelaskan, kriteria pemilihan daerah terbaik yang menerima penghargaan di malam puncak peringatan Hari Otonomi Daerah ke-22 didasarkan pada hasil kunjungan lapangan yang dilaksanakan oleh Kemendagri dengan melihat inovasi pelayanan publik khusunya di bidang pelayanan dasar, tingkat konsistensi dan efektivitas, serta tigkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang diberikan.

"Total ada 700 indikator dalam penilaian, dan mengikutsertakan berbagai kementerian dan lembaga terkait untuk proses penilaian kinerja pemerintah daerah," ucapnya.

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf yang hadir didampingi Sekretaris Daerah, Dadi Budaeri pada acara tersebut mengutarakan apresiasinya kepada seluruh unsur pemerintah Kota Tangerang atas dedikasi dan kerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Tangerang.

"Apa yang sudah diraih, harus bisa jadi motivasi kepada birokrat kota Tangerang untuk dapat terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada warganya," ungkap Yusuf.

Sebagai informasi, Kota Tangerang bersanding dengan sejumlah Kota dan Kabupaten lain di Indonesia seperti Kota Malang, Kota Bandung, Kota Surabaya serta Kabupaten Tulungagung dalam predikat sebagai pemerintah daerah yang berprestasi kinerja terbaik tahun 2018.(DBI/HRU)

PROPERTI
Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Senin, 27 April 2026 | 11:47

Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah

NASIONAL
PLN Gaspol Proyek Surya Raksasa 1,2 GW, Target Operasi 2029

PLN Gaspol Proyek Surya Raksasa 1,2 GW, Target Operasi 2029

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:38

PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill