Connect With Us

Dept Collector yang Cegat Penjual Ikan Hingga Tewas Diamankan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 30 April 2018 | 18:00

Petugas Kepolisian Teluknaga berhasil mengamankan Sekelompok penagih hutang atau Dept Collector yang diduga mengakibatkan penjual ikan keliling bernama Yakub, 67, hingga meninggal dunia, Senin (30/4/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Sekelompok penagih hutang atau Dept Collector yang mencegah penjual ikan keliling bernama Yakub, 67, hingga meninggal dunia telah diamankan pihak kepolisian.

Rupanya, ada empat penagih hutang yang mencegah kendaraan sepeda motor milik Yakub saat berkeliling jualan ikan di sekitar Jalan Raya Kosambi, Tangerang.

POLISI

Kapolsek Teluknaga AKP Fredy Yudha Satria saat menunjukan barang bukti sepeda motor, Senin (30/4/2018).

Para tersangka diantaranya Barudin, Yusuf, Anton, dan Azis. Mereka menuding sepeda motor Yakub sudah menunggak delapan bulan.

"Ketiga tersangka sudah diamankan di rumahnya masing-masing, tapi masih ada satu orang lagi yang menjadi buronan," kata Kapolsek Teluknaga AKP Fredy Yudha Satria, Senin (30/4/2018).

Fredy melanjutkan, keempat tersangka hanya bermaksud mempertanyakan status dari motor yang digunakan korban. Namun, saat ditemui, Yakub malah jatuh tersungkur.

"Empat tersangka hanya ingin mengambil motor. Tetapi korban kaget, merasa ketakutan dan langsung pingsan. Saat dibawa ke rumah sakit dikatakan meninggal," ujar Kapolsek.

Menurutnya, korban meninggal dunia karena mengidap penyakit jantung dan tidak ada luka akibat tindakan kekerasan pada tubuhnya.

Kapolsek menambahkan, memang para penagih hutang tersebut tidak memiliki surat tugas sebagai Dept Collector dan selalu beroperasi di kawasan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

"Jadi dia pengangguran, kerja lepas menyediakaan jasa motor. Tidak ada surat tugas dari perusahaan atau leasing tersebut," imbuhnya.

Dari tindakannya, tersangka dijerat pasal 368 KUHP subsider Pasal 365 dalam ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill