Connect With Us

Sering Malak Sopir Sayur di Pasar Tanah Tinggi, Bocah SD Diamankan Satpol PP

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 Mei 2018 | 23:00

Petugas Satpol PP Kota Tangerang mengamankan seorang pelajar Gilang, 11 tahun, pelaku yang sering memalak sejumlah sopir pengangkut sayur yang beroperasi di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Gilang, 11, pelajar yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) memiliki perilaku yang tak wajar. Pasalnya, Gilang memalak sejumlah sopir pengangkut sayur yang beroperasi di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Ironisnya, hasil daripada memeras sopir itu dipakai untuk membeli minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kegiatan layaknya seperti preman itu pun dilakukannya dengan rutin setiap malam.

Gilang beroperasi tak sendiri. Dia selalu ditemani beberapa rekannya yang memiliki usia diatasnya. Alhasil, perbuatan tak lazim itu pun membuat masyarakat sekitar resah, sehingga petugas Satpol PP Kota Tangerang meringkusnya.

Menurut Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli, Gilang berhasil diamankan bersama enam rekannya setelah pihaknya melakukan pengintaian.

"Petugas telah mengintai dengan melakukan penyamaran di sekitar lokasi kejadian sebelum penyergapan Gilang dan rekannya," ujarnya, Kamis (17/5/2018) malam.

Menurutnya, Gilang terindikasi melakukan tindakan pungutan liar terhadap sejumlah sopir pengangkut sayuran bukan lantaran terhimpit ekonomi, melainkan kesalahan pergaulan.

"Gilang ini sudah terpengaruh pergaulan yang salah. Dia bukan karena ekonomi, tetapi karena diajak sejumlah teman-temannya yang berusia jauh di atasnya," katanya.

Uang yang dihasilkannya, Lanjut Gufron, disinyalir untuk membeli minuman keras dan obat-obatan terlarang. Sebab, saat diamankan diduga gilang dan beberapa rekannya dalam kondisi tidak sadar.

"Mereka mengaku kalau tidak minuman keras, mereka tidak berani untuk memalak para sopir sayuran. Dari pengakuan yang kami dapatkan, mereka juga terindikasi masih dalam pengaruh alkohol saat kami amankan," jelasnya.

Selain Gilang, Satpol PP juga mengamankan terduga pemalak lainnya yang masih bersatus sebagai pelajar dan duduk di bangku sekolah menengah pertama.

"Kami juga berhasil mengamankan Fikri, pelajar SMP swasta di Kota Tangerang yang terjaring bersama Gilang. Fikri juga terindikasi mengkonsumsi minuman keras jenis oplosan," paparnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:17

Area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mendadak geger setelah terjadi keributan yang melibatkan sesama penumpang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok pada Senin, 15 Juni 2026.

SPORT
Partai Balas Dendam Tersaji di Final Popda Banten, Kabupaten Tangerang Tantang Juara Bertahan

Partai Balas Dendam Tersaji di Final Popda Banten, Kabupaten Tangerang Tantang Juara Bertahan

Selasa, 16 Juni 2026 | 06:57

Final cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten 2026 akan menghadirkan duel sarat gengsi antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang di Stadion Seruni, Kota Cilegon, Selasa, 16 Juni 2026.

BANTEN
Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:13

Kontingen Kota Tangerang masih kokoh di puncak klasemen sementara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill