KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat Kota Tangerang akan semakin mudah mendapat pelayanan transportasi masal, karena Bus Rapid Transit (BRT) Koridor 2 jurusan Terminal Poris Plawad-Cibodas, mulai beroperasi Kamis (7/6/2018).
Bus berkapasitas 22 penumpang itu dilengkapi dengan AC sehingga nyaman bagi penumpang. Trayek baru yang dilintasi berjarak 24,5 KM dan akan berhenti di 36 titik.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Saepul Rohman mengatakan, BRT Koridor 2 ini akan menambah layanan transportasi dalam kota.

"Desain armada BRT Koridor 2 ini seperti bus biasa karena tidak ada halte, hanya berhenti di bus stop. Tidak seperti armada Koridor 1 yang pintu penumpangnya tinggi, sesuai dengan haltenya," katanya.
Sebelumnya, Koridor 1 jurusan Poris Plawad-Jatiuwung yang telah beroperasi sejak tahun 2016 sudah mengalami peningkatan penumpang. "Setiap bulannya meningkat, tercatat hingga Maret 2018 ada 38 ribu penumpang," terangnya.
Untuk tarif sendiri sama seperti Koridor 1 yakni sebesar Rp2000 baik bagi penumpang umum maupun pelajar. "Kedepan akan segera ditambahkan 4 koridor lagi yakni jurusan Pinang, Ciledug, Cadas, Bandara Soekarno Hatta ke Terminal Poris Plawad," kata Saepul.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengumpulkan donasi sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari hasil penggalangan dana pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews