Connect With Us

Versi Timses Arief, 102 Ribu Pilih Kotak Kosong Terbanyak di Pinang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 27 Juni 2018 | 22:02

Konferensi Pers Arief-Sachrudin beserta tim pendukungnya di Media Center Pemenangan di Jalan Sinar Hati 1, Karawaci, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Hasil rekapitulasi perolehan suara (real count) versi tim pemenangan pasangan calon (paslon) Arief R Wismansyah-Sachrudin mencatat 102.537 pemilih dari total 713.003 pemilih mencoblos kotak kosong.

Angka tersebut dihimpun dari data sementara yang telah masuk ke media center berasal dari saksi paslon di 3.014 TPS hingga pukul 17.46 WIB.

Hitung suara sementara itu mencatat 14,38 persen pemilih mencoblos kotak kosong. Dari persentase itu, terbanyak berasal dari kecamatan Pinang dengan jumlah 14.057 suara.

Sedangkan jumlah suara untuk paslon Arief-Sachrudin tercatat 610.466 suara dengan persentase 85.62 persen. Dukungan terbanyak berasal dari kecamatan Cipondoh sebanyak 71.444 suara.

Menanggapi data tersebut, Arief menuturkan jumlah perolehan suara untuk kotak kosong itu disebabkan adanya aliansi masyarakat yang mengkampanyekan kolom kosong.

"Kalau bicara memang tidak ada penantang. Namun kita tahu ada gerakkan kotak kosong, ada masyarakat yang jadi tantangan bagi kita. Tapi inilah demokrasi, masyarakat harus dibuka pilihannya dan harus tercerdaskan," ungkapnya kepada awak media di media center, Jalan Sinar Hati 1, Karawaci, Kota Tangerang.(MRI/HRU)

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill