Connect With Us

Pengamat Sebut Kotak Kosong Punya "Gigi" di Pilkada Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 28 Juni 2018 | 21:31

Direktur Personal Branding dan Riset Visi Nusantara Subandi Musbah. (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Perolehan suara kotak kosong dari hasil hitung cepat dan hasil penghitungan versi tim pemenangan menunjukkan angka yang cukup besar.

Dari data yang diperoleh diketahui sebanyak 14 persen atau 95.995 pemilih di Kota Tangerang menjatuhkan pilihannya pada kolom kotak kosong.

Direktur Personal Branding dan Riset Visi Nusantara Subandi Musbah mengatakan, adanya beberapa TPS yang dimenangi oleh perolehan suara kotak kosong  dikarenakan calon yang dipilih dirasa tidak baik menurut konstituen, karena melakukan kebijakan sebelumnya yang dianggap tidak pro rakyat.

"Saya analisa karena ada kebijakan si calon yang dirasa tidak baik menurut konstituen. Misal di satu daerah wali kota melakukan kebijakan kebijakan sebelumnya yang dianggap tidak pro rakyat, sehingga mereka memilih kotak kosong," jelasnya kepada TangerangNews.com, Kamis (28/6/2018).

Selain itu Subandi beralasan, adanya ketidaksukaan masyarakat terhadap tim sukses paslon yang berada di wilayahnya, yang membuat masyarakat enggan untuk memilih, walaupun paslon tersebut dianggap memiliki kredibilitas yang baik di masyarakat.

"Yang kedua bisa saja masyarakat disitu tidak suka dengan tim sukses, tidak suka dengan tokoh lokal yang menjadi tim sukses, sehingga kan walaupun menang dia-dia saja yang gagah," cetus Subandi.

Subandi pun menyebut, perolehan suara 14 persen kotak kosong merupakan suatu pelajaran berharga bagi demokrasi, dimana para relawan kotak kosong yang dengan sumberdayanya yang minim berhasil meraih 95.995 suara melawan petahana yang didukung sumberdaya dan mesin-mesin parpol.

"Ini saya kira kejadian Makassar membuktikan kepada kita kotak kosong punya trah dan kekuatan," jelasnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:35

Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.

NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill