Connect With Us

Wartawan Tangerang Dikeroyok Centeng PSK, Pelaku Didor Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 14 Juli 2018 | 15:31

Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim, bersama jajarannya berhasil menangkap tersangka berinisial TN alias Entis, 41, dan KR alias Hans, 31, yang telah melakukan pengeroyokan terhadap wartawan, Sabtu (14/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com- Aksi kekerasan dan premanisme menimpa salah satu wartawan media daring (online) Tangerang. Iwan Krisman, 26, korban dalam aksi brutal di SPBU Grendeng, Jalan Otista, Kota Tangerang itu pun mengalami luka berat pada bagian wajah.

Peristiwa yang terjadi Kamis (5/7/2018) dinihari itu terekam CCTV SPBU. Dalam rekaman itu tampak korban sedang mengantri untuk mengisi BBM di SPBU tersebut. Kemudian datang seorang pelaku menghampiri dan langsung melayangkan bogem ke wajah korban. Korban pun jatuh tersungkur.

Setelah tersungkur, pelaku masih memburu korban, bahkan muncul pelaku lain yang tampak emosi kemudian menendang korban. 

Setelah situasi agak mereda, seorang pelaku tampak meminta korban melakukan sesuatu dengan telepon genggamnya. Korban pun tampak menuruti perintah pelaku.

Kemudian muncul seorang pria lain yang membawa tisu, kemudian mengelap hidung korban yang diduga bercucuran darah.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban ke pihak berwajib. Kini kedua pelaku telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Karawaci.

Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim mengatakan berbekal rekaman CCTV pihaknya kemudian membekuk kedua pelaku, yakni TN alias Entis, 41, dan KR alias Hans, 31. Keduanya diduga centeng Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kata Abdul, pengeroyokan itu dipicu karena saat korban usai melakukan peliputan di lokasi kejadian yang kerap dijadikan tempat mangkal PSK. Korban mengambil beberapa gambar aktifitas di lokasi tersebut.

Rupanya, tindakan korban tidak diperkenankan oleh kedua pelaku, sehingga terjadilah aksi pengeroyokan tersebut.

"Korban usai meliput preman-preman yang di sepanjang Jalan Otista dengan PSK liar. Selanjutnya pelaku meminta hapuskan gambarnya lalu lepas kontrol terjadilah pemukulan bersama-sama," tutur Abdul, Sabtu (14/7/2018).

lanjut Abdul, pelaku atas nama Entis ditangkap di kediamannya Jalan Raya Beringin, Karawaci, Kota Tangerang. Sedangkan, Hans diamankan di SPBU Jatake, Kabupaten Tangerang. Keduanya dilumpuhkan dengan timah panas lantaran berupaya melukai petugas saat dilakukan penangkapan.

"Mereka kami tindak tegas kaki kanannya karena melakukan perlawanan. Tersangka Entis mencoba melawan dan tersangka Hans mengamuk saat ditangkap," jelas Abdul.

Penyidik menjerat para pelaku dengan Pasal 170 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan Secara Bersama-sama. "Ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara," tukasnya.(MRI/HRU)

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill