Connect With Us

Hampir Sepekan, Tahanan yang Kabur di PN Tangerang Masih Diburu

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 31 Juli 2018 | 13:04

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Robert P.A Pelealu saat di wawancarai oleh awk media, Selasa (31/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang tahanan kasus penganiyaan berinisial RS yang kabur saat akan menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang masih diburu. RS sudah hampir sepekan menghilangkan jejaknya.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Robert P.A Pelealu, pihaknya bersama instansi terkait seperti kepolisian masih melacak keberadaan RS.

"Lagi diusahakan. Baik melalui teknologi maupun non teknologi terus kita lacak. Barang buktinya kalau ada," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (31/7/2018).

Robert mengatakan sudah hampir sepekan pihaknya belum menemukan titik terang ikhwal kaburnya tahanan tersebut. "Titik terang pokoknya kita berusaha," katanya.

Robert menambahkan untuk dapat meringkus kembali pelaku kasus penganiyaan tersebut pihaknya memakai dua cara yaitu lewat teknologi dan konvensional.

"Ya konvensional ada yang ditugasi mencari. Kalau teknologi kita kan ada monitoring center di sana, kita lapor untuk mencari jejaknya dan bekerja sama dengan instansi lain," imbuhnya.

Sebelumnya, RS melarikan diri saat hendak melakukan sidang di PN Tangerang pada Rabu (25/7/2018) lalu. Pelaku kabur sesaat setelah turun dari mobil tahanan yang baru saja tiba di halaman PN Tangerang.(RAZ/HRU)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill