Connect With Us

PKPI Gugur di Pileg Kota Tangerang, Ini Alasannya

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 2 Agustus 2018 | 13:08

Ketua DPK PKPI Kota Tangerang Yoga Hermawan saat menyerahkan berkas administrasi pendaftaran bacaleg yang diterima Komisioner KPU Kota Tangerang Banani Bahrul, Rabu (18/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dipastikan gugur di pemilihan legislatif (Pileg) Kota Tangerang 2019. Pasalnya, KPU akan mencoret enam bakal caleg (Bacaleg) PKPI saat menyampaikan verifikasi terhadap perbaikan daftar dan syarat calon.

Komisioner KPU Kota Tangerang Banani Bahrul mengatakan, keenam Bacaleg PKPI dicoret lantaran tidak melengkapi berkas administrasi pendaftaran. 

Padahal, KPU telah memberikan kesempatan waktu selama sembilan hari, yakni 22 hingga 31 Juli 2018, agar bacaleg itu untuk melengkapi kelengkapan administrasinya. Namun hingga tenggat waktu itu habis,  hal itu tidak dilakukan. 

"PKPI tidak melengkapi karena tidak datang dan akan kami coret," ujarnya, Kamis (2/8/2018).

Ketua DPK PKPI Kota Tangerang Yoga Hermawan mengungkapkan alasannya mengapa bacalegnya itu tidak melengkapi berkas administrasi. Menurutnya, hal itu dikarenakan adanya problematika di tubuh partai tersebut terkait tiadanya koordinasi maupun arahan pengurus pusat dan daerah.

"Kita ada permasalahan di internal partai mengenai koordinasi yang tidak jelas apa saja yang harus dikerjakan pengurus maupun anggota partai," ungkapnya, Kamis (2/8/2018).

"Apa lagi menurut saya dalam waktu dekat ini mengenai program mendesak pemenangan partai yang menyangkut bacaleg di tiap daerah," tambahnya.

Lebih lanjut Yoga mengungkapkan, pola rekrutmen caleg juga tidak ada instruksi apapun dari pimpinan pusat hingga berdampak pada pengurus daerah.

Problematika itu terjadi sejak PKPI menggelar Kongres Luar Biasa yang terpilihnya Diaz Faisal Malik Hendropriyono menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PKPI.

"Yang pada akhirnya sangat berpengaruh terhadap pendaftaran caleg. Dan dengan segala kekecewaan PKPI Kota Tangerang tidak ada keterwakilan calegnya," paparnya.

Karena itu, PKPI menjadi salah satu partai politik yang tereliminasi di Pileg Kota Tangerang 2019. Dipastikan, Pileg kali ini hanya diikuti 15 partai politik.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill