Connect With Us

Sudah Ada 174 Aplikasi di Pemkot Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 10 Oktober 2018 | 20:56

Tangerang LIVE Room (@TangerangNews 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Pelayanan publik berbasis daring menjadi salah satu fokus kerja Pemkot Tangerang. Terbukti, hingga saat ini, 174 aplikasi telah dibuat di Kota 1001 industri dan jasa ini.

Bahkan, aplikasi diyakini bisa menjadi media untuk menutupi kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Pemkot Tangerang.

Kabid Pengembangan Aplikasi Manajemen Pemerintahan Diskominfo Kota Tangerang Adhi Zulkifli mengatakan, hingga 2018 ini sebanyak 174 aplikasi telah dibuat untuk memudahkan kinerja organisasi.

Adhi merinci, 174 aplikasi tersebut 84 diantaranya dibuat khusus untuk kebutuhan pemerintahan. Sedangkan 90 aplikasi sisanya khusus untuk pelayanan publik.

"Memang yang kita bangun ini lebih banyak adalah mengoptimalkan aplikasi yang sudah ada. Jadi lebih ke memperkaya fitur dan mempermudah proses kerja pemerintahan," ujarnya kepada TangerangNews di Gedung Puspemkot Tangerang, Rabu (10/10/2018).

Adhi menuturkan, alasan pihaknya mengembangkan aplikasi karena pemerintah Kota Tangerang kekurangan SDM. Sebab, antara jumlah pegawai tidak sesuai dengan kebutuhan.

Berdasarkan data yang dihimpun TangerangNews, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri sempat mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan 2.600 tenaga kerja. Namun pada penerimaan CPNS tahun ini, pemerintah Kota Tangerang hanya dijatah 284 orang.

Selain itu, jumlah penduduk di Kota Tangerang pada 2013 mencapai 1.952.296 jiwa dengan 504.354 kepala keluarga (KK). Angka itu diperkirakan semakin tinggi, karena tingkat pertumbuhan jumlah penduduk rata-rata mencapai 2,77 persen per-tahunnya.

"Alasan kami salah satunya karena pegawai itu moratorium, yang pensiun dalam setahun kurang lebih ada 800 orang sedangkan penerimaan cuma 200-an. Artinya yang keluar dengan yang masuk malah banyakan yang keluar dan urusan kepemerintahan semakin banyak. Makanya teknologi sebagai alat bantu," papar Adhi.(MRI/RGI)

NASIONAL
Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Tekan Risiko Karhutla, DPR Desak Kementerian PU Reaktivasi Kanal Gambut

Rabu, 4 November 2026 | 15:22

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut dinilai memerlukan langkah strategis melalui pengelolaan tata air yang berkelanjutan.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill