Connect With Us

Penumpang BRT Kota Tangerang Naik 10 Persen

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:57

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pengguna layanan transportasi massal Bus Rapid Trans (BRT) Kota Tangerang terus mengalami peningkatan.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman, jumlah penumpang pada dua koridor BRT Kota Tangerang bertambah setiap bulannya.

Ia mengatakan, di sepanjang September 2018 lalu, BRT Kota Tangerang koridor 1 dengan trayek Terminal Poris-Jatake jumlahnya mencapai 24 ribu penumpang.

Sementara untuk BRT Kota Tangerang Koridor 2 jumlahnya mencapai 15 ribu penumpang untuk waktu yang sama.

"Artinya jumlah penumpang terus naik. Dari data yang ada, di bulan September ini penumpang naik 10 persen dari Agustus 2018," ujarnya di kantor Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Selasa (30/10/2018).

Ia memprediksi jumlah penumpang pada Oktober 2018 ini juga akan mengalami kenaikan meskipun pihaknya belum memiliki data.

Menurutnya, kenaikan jumlah penumpang tersebut lantaran fasilitas transportasi massal ini terbilang nyaman, aman, bersih, cepat dan murah tarifnya, yakni jauh-dekat hanya Rp2 ribu.

"Kami sediakan fasilitas yang aman di pelayanan ini," imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya merencanakan koridor BRT Kota Tangerang akan bertambah, hal ini bertujuan demi mengurai kemacetan di Kota Tangerang.

"Insyaallah kami tambah koridornya untuk masyarakat Kota Tangerang. Mari naik transportasi umum," tandasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill